Batam
Antisipasi Masuknya Virus Varian Baru Omicron, Danrem Tambah Kembali Masa Karantina PMI Menjadi 10 Hari

Batam, Kabarbatam.com – Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) meningkatkan kembali masa karantina.
Sebelumnya, penerapan masa karantina 7×24 jam bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dimulai pada tanggal 29 November 2021, kini telah ditingkatkan menjadi 10×24 jam.
Hal ini menindaklanjuti Adendum SE Satgas penanganan Covid-19 No 23 tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan Internasional yang mulai berlaku tanggal 3 Desember 2021.
Dansatgassus Perlintasan PMI Brigjen TNI Jimmy Ramos Manalu S.Hub Int melalui Kapenrem 033/WP Mayor Inf Reza Fahlevi mengatakan, hal ini mengacu pada keputusan hasil rapat Koordinasi tingkat menteri pada tanggal 1 desember 2021.
“Tujuan Adendum SE ini adalah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadi peningkatan penularan covid-19 termasuk varian baru yang telah bermutasi seperti Sars-CoV-2 varian B.1.1.529 (Omicron) yang ditemukan pada beberapa negara di dunia maupun perkembangan varian virus SARS-CoV-2 yang akan datang,” ujar Mayor Inf Reza Fahlevi, Jum’at (3/12/2021).

Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) meningkatkan kembali masa karantina.
Dijelaskan Reza, dalam Adendum SE ini protokol Tes RT-PCR dilaksanakan 2 kali yaitu pada saat kedatangan, kemudian pada saat hari ke-9 karantina bagi pelaku perjalanan internasional yang melakukan karantina dengan durasi 10×24 jam.
“Pada hari ke-13 karantina bagi pelaku perjalanan internasional yang melakukan karantina dengan durasi 14×24 jam,” jelasnya.
Laporan pada Kamis 2 Desember 2021, kata Reza, bahwa situasi RSKI pulau galang terkait penanganan Covid-19 dalam keadaan aman dan terkendali dengan jumlah total pasien 58 orang terdiri 30 orang laki-laki dan 28 perempuan dengan okupansi 12,60%.
“Dengan penerapan aturan baru berdasarkan Adendum SE Satgas penanganan Covid-19 No 23 tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan internasional, diharapkan mampu menekan angka penularan Covid-19 termasuk varian Omicron,” pungkasnya. (Atok)









-
Batam3 hari ago
Kesal Gegara Judi Slot, Wanita Muda di Batam Tikam Pacar hingga Tewas
-
Batam2 hari ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Batam1 hari ago
Ada Penggantian Gate Valve di Sei Harapan, Suplai Air di Tj Riau & Sekitarnya Mengalir Kecil
-
Batam2 hari ago
Merespon Kebijakan Tarif Impor-Ekspor AS: Ini Strategi BP Batam Pertahankan Pangsa Pasar Global
-
Batam7 jam ago
Kapolresta Barelang Tinjau Kesiapan Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Roro Telaga Punggur
-
Headline3 jam ago
10 BPW se-Sumatera Dukung Andi Amran Sulaiman Jadi Ketua Umum KKSS
-
Batam7 jam ago
Tinjau Sejumlah Titik Objek Vital, Polda Kepri Pastikan Kelancaran Arus Balik Mudik Lebaran 2025
-
Bintan20 jam ago
Meriahkan Syawal, Gubernur Ansar Hadiri Festival Lagu Hari Raya Idul Fitri di Kijang Bintan