Batam
Aroma Tak Sedap Limbah PT Fuyuan Kembali Mengancam Keselamatan Warga
Batam, Kabarbatam.com – Pencemaran lingkungan yang berasal dari limbah salah satu industri di Kota Batam kembali terjadi. Aroma tak sedap keluar dari drainase membuat warga Tanjunguncang, RT03/RW 01, Batu Aji resah.
Limbah sisa pencucian bahan material plastik yang menimbulkan aroma tak sedap itu, diduga milik PT.Fuyuan Plastic Industry dengan sengaja dibuang oleh pihak perusahaan.
“Baunya minta ampun, airnya dibuang perusahan setiap hujan turun atau di malam hari hingga tembus ke laut,” ungkap Leo Laksamana warga Tanjunguncang, Senin (1/11/2021).
Menurut Leo Laksamana, pihak perusahaan tidak sedikitpun memikirkan dampak lingkungan yang dihasilkan. Terutama, bagi kesehatan warga sekitar.
“Limbah ini mereka buang tanpa memikirkan dampak lingkungan pencemaran,” terangnya.

Merasa resah, sebelumnya warga telah mengadukan pencemaran lingkungan ini ke pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam hingga ke Komisi III DPRD Batam. Namun, belum ditanggapi sampai saat ini.
Kemudian, awak media mencoba mendatangi pihak perusahaan PT.Fuyuan Plastic Industry untuk konfirmasi, namun sangat disayangkan pihak perusahan enggan bertemu awak media.
Melalui Danru Security PT Fuyuan, Ade Aulia mengatakan pihaknya tidak ada waktu untuk memberikan penjelasan kepada awak media.
“Saya sudah sampaikan kepada pengawas lapangan, tapi pengawas tidak berkenan untuk memberikan komentar,” tutup Ade.
Sekedar diketahui, PT. Fuyan kurang lebih satu tahun beroperasi di Kota Batam. Perusahaan tersebut diketahui bergerak di bidang pengolahan plastik. Bahan material plastik yang diolah di dalam perusahaan itu, didatangkan langsung dari luar negeri.
Sebelumnya, Sekretaris Komisi III DPRD Batam Arlon Veristo telah melakukan sidak ke perusahaan. Mereka turun langsung ke lokasi menindak lanjuti keluhan masyarakat.
Di lokasi, kata Arlon, tidak ada Tempat Penimbunan Sementara (TPS) limbah hasil pengolahan plastik-plastik.
Usai itu, DPRD Batam langsung menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat. Namun, hal itu tidak mendapat respon yang baik dari pihak perusahaan. (Atok)
-
Batam1 hari agoKapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar
-
Batam10 jam agoWamen Desa Lantik Agus Wibowo sebagai Ketua DPP IARMI Kepri, Siapkan Program Menwa Masuk Desa dan Pulau
-
Batam3 hari agoMuhammad Yunus Muda Resmi Jabat Wakil Ketua III DPRD Kota Batam
-
Batam3 hari agoInfluencer Batam Yusi Fadila Jadi Korban Penipuan Jual Beli HP, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
-
Batam1 hari agoPLN Batam Gelar First Piling Proyek PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi Batam
-
Batam2 hari agoSetetes Darah, Sejuta Harapan: Kolaborasi KJK dan Lintas Institusi Gelar Donor Darah HPN 2026
-
Headline2 hari agoMulai Februari, Citilink A320 Layani Penerbangan Tanjungpinang-Jakarta Setiap Hari, Gantikan Garuda Indonesia
-
Headline2 hari agoHadirkan Layanan Kesehatan Merata, Provinsi Kepri Raih UHC Award 2026



