Karimun
Aunur Rafiq Pastikan Awal April Karimun Kembali Layani Kunjungan Wisman
Karimun, Kabarbatam.com – Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) diizinkan lagi untuk melayani turis mancanegara atau pelayaran internasional oleh pemerintah pusat.
Bupati Karimun Aunur Rafiq ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun sudah diizinkan untuk kembali dibuka melayani pelayaran internasional per tanggal 1 April 2022, kepastian ini disampaikan langsung oleh bapak Gubernur Kepri, Ansar Ahmad,” ujar Bupati Rafiq, Sabtu (26/3/2022).
Menyikapi hal itu, Bupati menyebut pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi menjelang dibukanya pelayaran internasional tersebut.
“Senin ini kita akan rapat bersama KSOP, Imigrasi, Pelindo dan semua pihak terkait untuk melakukan kesiapan-kesiapan untuk membuka pelayaran internasional,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati berharap dibukanya kembali pelayaran internasional akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat karimun.
Pasalnya, hampir dua tahun perekonomian masyarakat Karimun terdampak wabah Covid-19.
“Dibukanya pelabuhan internasional Karimun ini juga sudah lama dinantikan oleh masyarakat, semoga dibukanya pelabuhan ini akan membuat perekonomian masyarakat Karimun kembali bangkit,” ucap Bupati. (*)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam10 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam20 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun



