Kepri
Bandara Dabo Perketat Pengawasan Masuk Penumpang
Lingga, KABARBATAM.COM – Setelah Pemerintah Kabupaten Lingga menetapkan bloking area yang dimulai sejak 28 Maret 2020 lalu hingga 14 hari kedapan pada angkutan penumpang laut atau kapal Ferry, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) kelas III Dabo Singkep perketat pengawasan penumpang kedatangan dan keberangkatan, sebab saat ini Bandara Dabo menjadi satu-satunya pintu masuk ke Kabupaten Lingga.
Kepala UPBU Dabo Singkep Andy Hendra Suryaka mengatakan, karena Bandara Dabo Singkep saat ini menjadi pintu masuk kedatangan penumpang ke Kabupaten Lingga, ia melakukan upaya langkah-langkah pengawasan dan perketat kedatangan penumpang, hal itu dilakukan guna kenyamanan dan kesehatan seluruh masyarakat dan lingkungan Bandara Dabo, ditengah merebaknya kasus Covid-19 di Indonesia khususnya di Kepri.

Kepala UPBU kelas III Dabo Singkep Andy Hendra Suryaka | Foto : Fikri
“Tentunya kita melakukan upaya antisipasi peyebaran Covid-19 di lingkungan kerja dan wilayah Kabupaten Lingga, di depan pintu kedatangan kita pasang chamber disinfektan, dan di setiap pintu masuk di sediakan wastafel beserta sabun,” kata Andy Hendra Suryaka, saat ditemui diruangannya, Selasa (31/3/2020).
Meski perketat pengawasan hal tersebut bukanlah mempersulit akan tetapi lebih mengedepankan upaya antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di Lingga, agar lingkungan Bandara Dabo steril dan penumpang yang berangkat atau datang benar-benar terdeteksi dan dalam keadaan sehat. Dalam hal ini pihak Bandara juga di dampingi pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga yang tergabung dalam tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 melakukan pendeteksian dini seperti suhu tubuh dan riwayat perjalanan.
“Jadi apabila ada penumpang yang terindikasi di luar standart petugas kesehatan maka akan dilakukan pemeriksaan atau pemantauan lebih lanjut oleh petugas kesehatan,” kata Andy Hendra Suryaka.
Menurut Andy Hendra Suryaka hal tersebut dilakukan guna antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 dan bentuk kepedulian pihaknya dalam mencegah Covid-19 masuk ke wilayah Kabupaten Lingga, sebab saat ini sejak diterapkan Bloking Area untuk angkutan penumpang kapal laut atau Ferry, Bandara Dabo Singkep merupakan satu-satunya gerbang masuk penumpang.
Andy Hendra Suryaka menghimbau kepada masyarakat dan seluruh penumpang yang akan menggunakan armada udara untuk lebih mempersiapkan dirinya dengan menjaga kesehatan tubuh, hal tersebut untuk kenyamanan dan kesehatan bersama-sama.(Fikri)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam7 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam18 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun



