Connect with us

Karimun

Begini Cara Aunur Rafiq Pulihkan Perekonomian Karimun di Tengah Pandemi COVID-19

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F68852816
Calon Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Karimun, Kabarbatam.com – Sejak mengkonfirmasi kasus pertama COVID-19 atau virus corona pada awal Maret 2020, berbagai upaya penanggulangan gencar dilakukan pemerintah meminimalisir dampak wabah virus tersebut di berbagai sektor.
Hampir seluruh sektor terdampak, meski dominan ialah sektor kesehatan. Sektor ekonomi juga mengalami dampak serius.
Pembatasan aktivitas masyarakat di berbagai belahan dunia berpengaruh pada aktivitas bisnis yang kemudian berimbas pada perekonomian.
Salah satu dampaknya ialah banyaknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia karena kebijakan lockdown atau karantina wilayah di berbagai negara tempat mereka bekerja.
Kembalinya pahlawan devisa tersebut tentunya menambah jumlah pengangguran di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dampak pandemi COVID-19 tersebut begitu terasa bagi perekonomian masyarakat.
Menanggapi hal itu, Calon Bupati Aunur Rafiq memiliki cara tersendiri untuk memulihkan perekonomian di Kabupaten Karimun.Menurut Rafiq, untuk memulihkan perekonomian salah satu caranya adalah membuka lapangan pekerjaan kepada tenaga kerja lokal.
Tidak hanya lapangan pekerjaan, ia juga ingin membentuk tenaga kerja lokal yang profesional dan siap pakai melalui pelatihan-pelatihan.

“Tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tenaga kerja harus disiapkan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada, jika tidak disiapkan siapa yang akan bekerja di perusahaan itu? Sudah pasti orang luar dan kita jadi penonton di negeri sendiri,” kata Aunur Rafiq, Rabu (30/9/2020) malam.
Maka dari itu, ia menegaskan ingin anak-anak Kabupaten Karimun menjadi tuan di negeri sendiri. Sehingga, roda perekonomian dapat dipulihkan oleh anak negeri.
Pria yang dikenal dekat dengan masyarakat kalangan bawah ini menargetkan sebanyak 3.000 orang untuk mengikuti pelatihan tenaga kerja profesional dan bersertifikat.
Sementara, saat ini ia mengungkapkan sudah ada 2.000 tenaga kerja yang terdaftar di Dinas Ketenagakerjaan.”3.000 orang akan diberikan pelatihan tenaga kerja profesional,” ucapnya.
Selain itu, Pekerja Migran Indonesia yang kehilangan pekerjaannya dan kembali ke Kabupaten Karimun akibat pandemi virus tersebut.Ia menuturkan, sebagian dari mereka memilih untuk membuka UMKM dan berjualan untuk menyambung hidup mereka.
“Saudara-saudara kita yang pulang dari luar negeri, jumlahnya ribuan. Sekarang ada yang tidak bekerja, ada yang berjualan di Coastal Area,” kata Rafiq.
Guna membantu para PMI yang saat ini sedang beralih menjadi pelaku usaha, Rafiq berkomitmen untuk memberikan pelatihan-pelatihan di bidang UMKM seandainya terpilih kembali bersama pasangannya Anwar Hasyim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karimun.
Menurutnya, dengan adanya pelatihan dan sertifikasi, pelaku usaha akan bisa terbantu seperti melalui program bantuan pemerintah dan lainnya yaitu modal usaha dari bank.
“Kita daftarkan mereka di notaris, sehingga program-program penguatan modal dapat kita berikan. Kalau tanpa akta pendirian ini, kita tidak mungkin salurkan bantuan pemerintah, baik daerah maupun bantuan pemerintah pusat, dan bekerjasama dengan bank,” jelas Rafiq.
Sehingga, Rafiq juga berharap dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama untuk memperbaiki perekomian Kabupaten Karimun. (Yogi)

Advertisement

Trending