Connect with us

Kepri

Bupati Karimun dan Keluarga Resmi Dinyatakan Negatif Covid-19

Published

on

Foto
Bupati Karimun dan Keluarga Resmi Dinyatakan Negatif Covid-19

Karimun, Kabarbatam.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq dan keluarganya resmi dinyatakan negatif Covid-19.

Sembuhnya keluarga orang nomor satu di Karimun itu, berdasarkan keluarnya hasil pemeriksaan swab atau polymerase chain reaction (PCR) terakhir pada, Sabtu (8/5/2021) pagi.

Sebelumnya, Bupati Aunur Rafiq beserta keluarganya dinyatakan positif Covid-19 sejak (20/4/2021) lalu. Sehingga, harus menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya di Jl Yos Sudaso, Tanjungbalai Kota, Kecamatan Karimun.

Hanya saja, Bupati Aunur Rafiq lebih dulu dinyatakan sembuh dari virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut pada Rabu (5/5/2021).

“Alhamdulillah, pagi tadi hasil swab keluarga saya sudah keluar dengan hasil negatif,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Bupati mengatakan, selama menjalani isolasi mandiri, keluarganya dalam keadaan sehat.

Setiap paginya, kata dia, dirinya dan keluarga terus berupaya memulihkan diri dengan melakukan aktifitas seperti berolahraga dan berjemur.

“Selama isolasi di rumah, paginya kami sekeluarga melakukan aktifitas untuk meningkatkan imunitas seperti berjemur dan senam,” katanya.

Meski harus terisolasi akibat virus tersebut, Bupati Aunur Rafiq mengatakan, dirinya dan keluarga senantiasa bersyukur kepada Allah SWT.

Menurutnya, apa yang menimpa keluarganya itu, adalah bagian yang telah diatur dan diberi oleh Allah SWT untuk diambil hikmahnya.

Dengan begitu, Bupati menghimbau seluruh masyarakat Karimun untuk terus mematuhi protokol kesehatan (prokes), salah satunya menerapkan 5M guna terhindar dari virus tersebut.

“5M itu diantaranya, selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak aman minimal 1 meter dan membatasi mobilisasi dan interaksi,” kata Bupati Aunur Rafiq.

“Saya juga terus mendoakan agar seluruh masyarakat Karimun dalam lindungan Allah SWT dan semoga kita terus diberi kekuatan untuk menghadapi pandemi virus yang masih terjadi hingga saat ini,” tambahnya.

Meski menjalani isolasi mandiri, Bupati Karimun diketahui tetap melaksanakan tugasnya untuk menjalankan roda pemerintahan.

Dengan koordinasi secara daring , ia secara intensif terus monitoring perkembangan kasus Covid-19 di Karimun yang sedang mengalami lonjakan dalam sepekan terakhir.

Bupati Karimun juga diketahui memimpin rapat bersama secara virtual terkait pengembangan Bandara RHA Karimun yang digelar di Ruang Rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Senin (3/5/2021)

Diberitakan sebelumnya, Bupati Karimun, Aunur Rafiq dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil swab nya keluar pada Sabtu (1/5/2021) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi menjelaskan, kronologisnya pada tanggal 20 April 2021 lalu, salah satu anggota keluarga Bupati Karimun mengalami gejala Covid-19. Yakni, demam dan flu.

Bupati Aunur Rafiq beserta keluarganya saat itu juga langsung melakukan rapid antigen dan hasilnya negatif Covid-19.

“Namun, saat itu salah satu anggota keluarga Bupati mulai mengalami penciuman yang berkurang atau Anosmia, sehingga kembali harus melakukan pemeriksaan,” kata Rachmadi.

Bupati Aunur Rafiq beserta anggota keluarga lainnya kemudian melakukan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) pada tanggal 29 April 2021.

“Saat itu, bapak Bupati beserta keluarga langsung di swab dan hasilnya sebagian anggota keluarga dinyatakan positif Covid-19,” jelasnya.

“Dan pada Sabtu (2/5/2021), hasil sampel swab bapak Bupati Karimun keluar, dengan hasil positif Covid-19 beserta sejumlah anggota keluarga lainnya,” tambah Rachmadi. (Yogi)

Advertisement

Trending