Connect with us
Puri Selebriti Batam Himalaya Batam BSC Mall

Batam

Cemarkan Nama Baik Suku Nias, Akun Condrat Sinaga Dilaporkan ke Polda Kepri

Published

on

Persatuan Sihinodola Nias Kota Batam melaporkan pemilik akun Facebook Condrat Sinaga ke Polda Kepri atas kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap masyarakat Nias.

Batam, Kabarbatam.com – Persatuan Sihinodola Nias Kota Batam melaporkan pemilik akun Facebook Condrat Sinaga ke Polda Kepri atas kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap masyarakat Nias.

Diketahui, akun Facebook Condrat Sinaga telah memposting video berdurasi 13 menit 57 detik pada tanggal (11/10/2021) yang dinilai mengandung unsur ujaran kebencian (hate speech), bernuansa sara, berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta dapat memicu konflik horizontal ditengah-tengah masyarakat.

Dalam postingannya, Condrat Sinaga mengatakan bahwa “Ternyata di Nias itu ada masih berlaku hukum yang menghormati orang tua. Ketika anak laki-laki menikah, istrinya harus memberikan keperawanannya kepada bapak laki-laki (mertua),” ucap Condrat Sinaga dalam postingan video tersebut.

Tentu ucapan yang disampaikan akun Condrat Sinaga memicu kemarahan seluruh masyarakat Nias di Tanah Air khususnya Persatuan Sihinodola Nias Kota Batam.

“Kita barusan membuat laporan ke Polda Kepri terhadap akun Facebook atas nama Condrat Sinaga terkait pencemaran nama baik, ras, suku dan agama serta ujaran kebencian terhadap masyarakat suku Nias,” ujar Penasehat Hukum Persatuan Sihinodola Nias Kota Batam, Natalis Zega, S.H, bertempat di dibilangan Batam Center, Selasa (19/10/2021).

Foto Condrat Sinaga, Dugaan Pencemaran Nama Baik, Persatuan Sihinodola Nias Kota Batam, Polda Kepri

Dijelaskan Natalis, postingan Condrat Sinaga sangat tidak bagus dan telah menyerang suatu kehormatan perempuan Nias. Mendengarkan hal itu, pihaknya mengaku sangat keberatan, kecewa serta mengutuk keras pernyataan Condrat Sinaga.

“Apa yang telah disampaikan Condrat Sinaga video itu sama sekali tidak benar. Bahkan, banyak saudara-saudara kita suku lain yang menikah dengan Putra Nias justru mereka tidak pernah mengalami hal tersebut,” ungkap Natalis Zega.

Dalam suku Nias, kata Natalis seorang perempuan bagaikan raja yang sangat di hormati. Tentu, dengan pernyataan yang disampaikan oleh Condrat Sinaga ini masyarakat Nias sangat marah besar.

“Harapan kita kali ini, akun atasnama Condrat Sinaga yang menurut informasi berada di negara Inggris dapat menjadi atensi Bapak Kapolri dan seluruh jajaran Kepolisian di seluruh Indonesia untuk segera menangkap dan menindak Condrat Sinaga untuk tidak mengait-kaitkan suku, agama apalagi menjerumus pada ujaran kebencian,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Natalis Zega menyampaikan, Condrat Sinaga juga meluapkan rasa kegembiraannya atas wafatnya mendiang istri Menteri Hukum dan Ham Yasonna Hamonangan Laoly beberapa waktu lalu.

“Tentu hal ini menambah lagi luka kami sebagai putra Nias,” terangnya.

Hal senada disampaikan oleh, Wakil Ketua Persatuan Sihinodola Nias Kota Batam, Kosmas F Zebua, pihaknya mengaku sangat mengutuk keras atas ucapan di akun Facebook Condrat Sinaga yang membuat suku Nias tersinggung dan tersakiti.

“Ucapan Condrat Sinaga ini telah merendahkan harga diri perempuan di Pulau Nias. Kami yang berada di Kepri tidak terima atas ucapan Condrat Sinaga,” tegasnya lagi.

Pihaknya berharap, penyebar ujaran kebencian Condrat Sinaga yang telah melukai hati seluruh masyarakat Nias dapat dihukum seberat-beratnya.

Saat ini, kasus tersebut telah menjadi isu nasional dan seluruh tokoh masyarakat Nias di berbagai daerah telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian atas pencemaran nama dan ujaran kebencian terhadap suku Nias. (Atok)

Trending