Headline
Dewi Ansar: TP-PKK Garda Terdepan Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Kepri
Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar Ahmad, menegaskan bahwa TP-PKK Provinsi Kepri saat ini menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan pencegahan stunting di tengah masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan tugas pokok Tim Penggerak PKK dalam melaksanakan, mengendalikan, dan membina program pemberdayaan kesejahteraan keluarga, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pangan, dan lingkungan hidup.
Pernyataan ini disampaikan Dewi Ansar saat menjadi narasumber dalam Dialog Tanjungpinang Pagi RRI Tanjungpinang dengan topik “Peran TP-PKK dalam Mewujudkan Kepri Bebas Stunting”, Jumat (21/11).

“Mencegah stunting merupakan bagian dari 10 Program Pokok PKK,” ujar Dewi Ansar.
Menurutnya, terdapat sejumlah program yang telah dijalankan PKK dalam upaya pencegahan stunting di Provinsi Kepri, di antaranya turun langsung ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman terkait bahaya serta cara mencegah stunting.
Selain itu, TP-PKK juga aktif berperan bersama Posyandu dalam mengumpulkan data, mengoordinasikan program, serta mencari solusi apabila ditemukan bayi dan balita yang berisiko stunting di lingkungan masyarakat.

Lebih lanjut, Dewi Ansar menyebutkan beberapa program unggulan TP-PKK yang menyasar pencegahan stunting, seperti Program Kampung CERIA, Dapur Sehat Atasi Stunting, serta peningkatan pemenuhan gizi seimbang melalui sosialisasi konsep “Isi Piringku”, yaitu pola makan yang terdiri atas karbohidrat, protein, sayur, dan buah.
“Untuk itu, kami terus menekankan penguatan sinergi dengan seluruh pihak, baik pemerintah kabupaten/kota, dasawisma PKK, Posyandu, maupun masyarakat, agar bersama-sama memantau serta cepat tanggap dalam mencegah dan menangani keluarga berisiko stunting,” ungkapnya.
Dewi Ansar juga mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Riau untuk menjaga anak-anak agar terhindar dari stunting, mengingat mereka merupakan generasi emas bagi masa depan daerah.

“Ayo jaga anak-anak kita dari stunting. Anak sehat dan cerdas adalah cikal bakal generasi emas Kepri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, H. Muhammad Bisri, menyampaikan apresiasi atas peran aktif TP-PKK dalam mendukung program penurunan stunting di Kepulauan Riau.
“PKK tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dalam memanfaatkan Posyandu dan fasilitas kesehatan guna mencegah stunting pada anak,” jelas Bisri.

Ia juga menyampaikan bahwa angka stunting di Kepulauan Riau saat ini berada pada 15 persen berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024.
“Kabar baiknya, Kabupaten Bintan menjadi salah satu daerah dengan penurunan angka stunting yang cukup signifikan, dari 18 persen kini menjadi 11 persen,” ujarnya.
Menurut Bisri, penurunan tersebut mencerminkan kolaborasi yang baik antara PKK, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai lini terdepan dalam pencegahan stunting.
“Untuk itu, mari kita bersama-sama peduli dan bersinergi dalam menurunkan angka stunting di Kepulauan Riau,” tegasnya. (*)
-
Batam10 jam agoGAWAT!! Adegan Influencer dalam Konten Promosi Klinik Hildove Estetica Batam Beraroma Pornografi, Polisi Diminta Bertindak
-
Batam2 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Batam1 hari agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Batam2 hari agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun
-
BP Batam2 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam7 jam agoKepala BP Batam Jawab Tuntutan Warga Tanjung Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
-
Batam1 hari agoHarga Bahan Pokok Mahal dan Langka, Serikat Panglima Desak Negara Hadir Beri Solusi Harga Murah bagi Masyarakat Kepri
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun



