Headline
Domino dan Secangkir Kopi, Cara Sederhana KJK Merajut Kebersamaan
Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Malam itu, Kedai Kopi Rakyat di sudut Kota Tanjungpinang tak seperti biasanya. Suara denting batu domino bersahutan, diselingi tawa dan canda hangat yang mengalir tanpa sekat.
Di balik meja-meja sederhana, puluhan orang dari latar belakang berbeda duduk berhadapan, bukan untuk berdebat, melainkan untuk merajut kebersamaan melalui permainan yang akrab dengan keseharian masyarakat.
Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) menggelar turnamen domino sederhana bersempena Hari Pers Nasional (HPN) 2026 pada Sabtu (07/02/2026) malam. Namun, suasana yang tercipta jauh melampaui sekadar kompetisi.
Kegiatan ini menjadi ruang temu informal yang mempertemukan insan pers, perwakilan pemerintah daerah, kejaksaan, Kantor Pertanahan, pihak swasta, hingga masyarakat umum.
Di setiap sudut kedai, terlihat para peserta begitu fokus menyusun strategi, menimbang setiap langkah sebelum meletakkan batu domino di meja.
Sesekali, senyum tipis muncul saat strategi berjalan mulus, sementara gelak tawa pecah ketika rencana tak berjalan sesuai harapan. Tidak ada jarak jabatan di sana. Semua larut dalam suasana santai yang hangat dan setara.
Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, berdiri di antara para peserta, sesekali menyapa dan memperhatikan jalannya permainan. Baginya, kegiatan sederhana seperti ini memiliki makna yang jauh lebih besar.
Ia menegaskan bahwa turnamen domino ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana mempererat hubungan lintas instansi dan elemen masyarakat.
“Melalui kebersamaan yang sederhana, kami ingin membangun suasana solid, agar agenda besar yang membawa pesan pelestarian lingkungan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurut Ady, komunikasi informal seperti ini sering kali menjadi jembatan yang efektif untuk membangun kepercayaan dan kekompakan. Tanpa protokol resmi, percakapan mengalir lebih alami, membuka ruang kolaborasi yang lebih kuat di masa depan.
Bagi KJK, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga solidaritas menjelang agenda lingkungan berskala nasional yang akan melibatkan berbagai pihak. Kebersamaan yang terbangun di meja domino diharapkan dapat menjadi fondasi kerja sama yang lebih luas.
Di luar permainan, secangkir kopi menjadi saksi obrolan ringan tentang pekerjaan, tantangan, hingga harapan untuk daerah. Malam itu, domino bukan lagi sekadar permainan tradisional. Ia menjadi simbol kesederhanaan yang mampu menyatukan beragam latar belakang dalam satu tujuan: memperkuat kebersamaan.
Ady menegaskan, KJK akan terus menghadirkan kegiatan yang bernilai sosial dan lingkungan, sekaligus memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Ketika malam semakin larut, permainan pun usai. Namun, yang tertinggal bukan hanya hasil pertandingan, melainkan rasa kebersamaan yang semakin erat.
Dari meja domino sederhana di kedai kopi, terbangun sebuah pesan penting: kolaborasi besar sering kali berawal dari pertemuan sederhana.(***)
-
Natuna2 hari agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Batam3 hari agoSidang KKEP Putuskan PTDH Empat Anggota Polda Kepri Terkait Kasus Tewasnya Bripda NS
-
Batam2 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Headline3 hari agoGubernur Ansar Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Strategis DPRD Provinsi Kepri
-
Headline2 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031
-
Batam1 hari agoAtasi Sampah dari Hulu ke Hilir, Wali Kota Amsakar Fokuskan Kajian Berbasis Data
-
Uncategorized @id5 jam agoAde Angga Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum DPD Partai Golkar Kepri
-
Headline2 hari agoGubernur Ansar Lantik Dewan Kebudayaan Kepri 2026–2031, Perkuat Pelestarian Budaya Melayu



