Natuna
Embung Sebayar Natuna Bakal Jadi Sumber untuk Produksi Air Siap Minum
Natuna, Kabarbatam.com – Embung Sebayar bakal dijadikan sumber produksi air siap minum, saat ini Perumda Natuna masih penyedia air bersih kepada pelanggan.
Direktur Perumda Tirta Nusa Natuna Zaharuddin mengatakan, perencanaan pengembangan embung Sebayar sudah dipersiapkan, dan sepenuhnya usulan menggunakan APBN.
“Kami bersama Pak Bupati sudah berkoordinasi baik itu surat dan pertemuan dengan Menteri PUPR dan Direktur Air Minum, untuk pengembangan Embung Sebayar. Saat ini usulan sudah masuk di Bappenas sebagai usulan prioritas. Mudah mudahan tahun 2025 sudah direalisasi,” katanya Kamis (13/6).
Sejauh ini sambungnya, pemerintah mengusulkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk pembangunan IPA lengkap dan jaringan distribusi utama. Dan dibutuhkan biaya keseluruhan sekitar Rp 250 miliar untuk pengolahan air bersih Sebayar menjadi air minum.
Menurut Zaharuddin, pemerintah pusat mesti melengkapi sarana dan prasarana pendukung untuk Natuna, yang sudah menjadi beranda Utara perbatasan. Dan sudah menjadikan Natuna sebagai pertahanan militer, pariwisata, maupun kelautan dan perikanan.
“Tentu nanti Perumda akan menyediakan sejumlah titik depot air siap minum, seperti di komplek militer, perumahan dinas pemerintah,” tutupnya. (Man)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam10 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam21 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun



