Batam
Eratkan Silaturahmi Relawan, NADI Luncurkan Aplikasi READI
Batam, Kabarbatam.com – Pasangan calon Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam, Nuryanto dan Hardi Hood atau yang akrab disebut NADI, meluncurkan aplikasi READI, Selasa (17/9).
Aplikasi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarrelawan yang tersebar di seantero kota Batam.
“READI itu singkatan dari Relawan NADI. Jadi, kami ingin berkenalan langsung dengan mereka dan menghimpunnya dalam satu barisan,” kata Cak Nur, sapaan akrab Nuryanto.
Aplikasi ini, sepengalaman Cak Nur berkiprah di kancah politik Batam, adalah terobosan baru supaya tidak ada yang terlupakan karena semua data mereka terekam.
“Jadi gampang buat kami mengontak mereka, bukan hanya untuk keperluan kampanye, tapi kadang kami ingin juga ngopi dan berbual dengan mereka,” tegas Cak Nur.
Hardi, pasangan Cak Nur, menambahkan aplikasi READI sudah bisa diakses per har ini lewat tautan nadiforbatam.com. Di situ, beber Hardi, sudah tersedia formulir resmi bagi relawan NADI.
“Bahkan, tadi saya juga sudah diskusi dengan Cak Nur, beberapa relawan pendaftar pertama yang beruntung, akan mendapatkan doorprize dari NADI,” ungkap Hardi.
Per hari ini, pasangan NADI kian memantapkan langkah mereka untuk memenangkan Pilkada Batam 2024. Meski diusung oleh partai politik dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan kompetitornya, optimisme pasangan NADI tetap menyala.
“Mereka berkoalisi dengan banyak parpol. Kami berkoalisi dengan rakyat. Itu yang bikin NADI kuat,” tegas Cak Nur. (*)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam10 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam21 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun



