Bintan
Gubernur Silaturahmi dengan Masyarakat Tanjung Permai, Minta Tim Pembebasan Lahan Jembatan Babin sesuai Aturan

Bintan, Kabarbatam.com – Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad bersilaturahmi dengan masyarakat Tanjung Permai, Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kamis (23/12). Pertemuan Gubernur dengan masyarakat yang lahannya akan digunakan untuk titik pembangunan jembatan Batam-Bintan ini dilakukan untuk menyatukan semangat dan niat membangun Kepri dan mensejahterakan masyarakat
Gubernur dalam kesempatan ini menegaskan jika rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan ini sudah diperjuangkan selama 15 tahun terakhir, dan dia berharap niat besar ini terwujud.
Adapun satu-satunya cara agar jembatan ini bisa diwujudkan adalah dengan adanya dukungan dan kerja keras semua elemen masyarakat. Termasuk didalamnya masyarakat yang memiliki lahan dan menjadi titik tiang pembangunan jembatan. Baik yang ada di Batam maupun di Bintan.
“Sewaktu saya dipercayakan masyarakat duduk di DPR RI Komisi 5. Niat saya, Jembatan Babin ini kita integrasikan dengan perekonomian Pulau Batam dan Pulau Bintan serta pembangunan infrastruktur di Kepri. Kita butuh kerja sama seluruh masyarakat intuk mewujudkan ini. Dan tidak bisa setengaj-setengah mengerjakannya,” tegas Gubernur Ansar saat silaturahmi bersama Warga Bintan yang terkena pembebasan lahan di aula Kelurahan Tanjung Permai Kec. Sri Kuala Lobam, Bintan, Kamis (23/12) petang.
Gubernur meminta tim pembebasan lahan berjalan sesuai aturan hukum yang berlalu. Mantan bupati Bintan ini juga meminta agar selain lahan, baik itu bangunan atau apapun yang ada nilainya diatas lahan diitung untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang lahannya terkena pembebasan.
“Lahan dan semua aset diatasnya dihitung. Sehingga uang pembebasan yang masyarakat dapat bisa untuk membuka usaha atau membeli lahan baru ditempat lain,” kata Gubernur.

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad bersilaturahmi dengan masyarakat Tanjung Permai, Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kamis (23/12).
Untuk jembatan Batam-Bintan, Gubernur Ansar menegaskan jika dia tidak ingin hanya bicara saja. Namun dia bersama tim terkait alan habis-habisan memperjuangka ini bisa diwujudkan. Karena akan berdampak besar bagi pembangunan infrastruktur dan perekonomian di daerah.
“Agar ini tidak hanya bicara saja, maka saya bersama tim di Pemprov Kepri untuk berjuang mempersiapkan semua dokumen-dokumen yang kita sampai ke Pemerintah Pusat,” ujar Gubernur.
Begitu juga dengan ganti rugi lahan, Gubernur menjelaskan kegiatan yang ditentukan oleh penetapan lokasi ada proses dan tidak bisa di kurang dan di tambah.
“Karena ini sudah menjadi proyek strategis Pemerintah Pusat yang sudah ditentukan dengan penetapan lokasi nya sudah dikunci dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” jelas Gubernur Ansar.
Gubernur melanjutkannya, kegiatan ini juga guna meningkatkan lapangan pekerjaan seperti bahan pembangunan dan upah untuk pekerja nantinya.
Gubernur juga menuturkan, masyarakat Batam dan Tanjung Sauh sudah tahap penyelesaian. Begitu juga dengan bintan sedang on proses penyelesaiannya. Agar pembangunan ini menjadi nilai positif bagi ekonomi Kepri.
“Dengan pembayaran batas waktu 31 desember ini, maka dengan ini kita mari bersama-sama agar dapat penyelesaian pembebasan lahan lebih cepat,” tutur Gubernur Ansar.
Terakhir, Gubernur berharap program ini berjalan dengan baik dan menjadi komitmen bersama-sama agar tidak kurang mengurangi atau tambah menambahi.
“Dan ini ada tim independen untuk menghitung kembali nantinya, agar masyarakat tidak merasa dirugikan dan agar berjalan sesuai dengan niat kita bersama,” tutupnya.
Tampak hadir dalam silaturahmi tersebut Pj. Sekda Lamidi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Syamsul Bahrum, Kadis PUPR Abu Bakar, Staf Khusus Gubernur Sarafudin Aluan, Kabiro Humprohub Hasan, Kabiro Umum Abdullah, Camat Sri Kuala Lobam Anton Hatta Wijaya, Lurah Tg Permai Syamsudin beserta Masyarakat Tg Permai.(jet)









-
Batam22 jam ago
Kesal Gegara Judi Slot, Wanita Muda di Batam Tikam Pacar hingga Tewas
-
Natuna1 hari ago
Pintu Masuk Wisatawan Mancanegara Makin Mudah, Lewat Malaysia ke Natuna
-
Headline1 hari ago
Sukseskan Mubes dan PSBM di Makassar, KKSS Kepri Utus 35 Orang Peserta dan Delegasi
-
Batam2 hari ago
Ada Interkoneksi Pipa di Sei Harapan Sekupang, Ini Wilayah Terdampak Aliran Air Mengecil
-
Natuna2 hari ago
Momen Lebaran Masih Hangat di Natuna, Sejumlah Tokoh Politik Bersilaturahmi
-
Batam5 jam ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Bintan1 hari ago
Lebaran Ketiga, Bupati Roby Kurniawan Gelar Open House di Kediaman
-
Headline2 hari ago
Halal Bi Halal Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Masyarakat Sambut Gembira Hari Kemenangan