Batam
Jelang Idul Fitri, Polsek Sei Beduk Antisipasi Makanan dan Minuman Kadaluarsa
Batam, Kabarbatam.com – Menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H, Polsek Sei Beduk melakukan KRYD (Kegiatan Rutinitas Yang Ditingkatkan) dengan sasaran makanan dan minuman kadaluarsa di beberapa minimarket di wilayah Kecamatan Sei Beduk, Sabtu (15/4/2023).
Adapun lokasi yang disambangi Polsek Sei Beduk yakni, Permata Mart, Gross Mart, dan Niaga Mart.
Kegiatan tersebut, langsung dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk Iptu Yustinus Halawa, S.H., M.H. Pihaknya mendapati salah satu supermarket masih memajang bahan makanan yang sudah kadaluarsa.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH., melalui Kapolsek Sei Beduk AKP Benny Syahrizal, S.H., M.H, pengecekan makanan dan minuman ini upaya antisipasi adanya produk kadaluarsa yang beredar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

“Kegiatan ini akan rutin kita lakukan menjelang hari raya. Tujuannya agar produk kadaluarsa jangan sampai beredar dan justru dikonsumsi masyarakat,” ujar Benny.
“Dalam kegiatan tersebut, ditemukan masih ada minimarket yang kurang teliti dan tidak melakukan pengecekan produknya secara berkala. Produk yang kadaluarsa pada tahun lalu masih saja dipajang,” tambah Iptu Yustinus Halawa, S.H., M.H.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga Batam menjadi korban setelah keracunan makanan kadaluarsa. (Atok)
-
Natuna2 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam20 jam agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline2 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam3 hari agoKolaborasi KJK, Pemko Batam, Dunia Usaha dan Elemen Masyarakat Bersihkan Pantai Lagorap Nongsa
-
Batam3 hari agoAmat Tantoso: Media Harus Jeli Membaca Peluang di Tengah Gejolak Global
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam1 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam20 jam agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun



