Batam
Jepang Menaruh Minat pada Kawasan Ekonomi Khusus di Batam
Batam, Kabarbatam.com– Badan Pengusahaan (BP) Batam berkunjung ke Japan External Trade Organization (JETRO) di Singapura pada Selasa (17/12/2019) pagi.
Dalam lawatan kali ini, Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar didampingi Kasubdit Promosi BP Batam Ariastuty Sirait, dan Liaison Officer (LO) BP Batam Singapura Gloria Tan bertemu langsung dengan Direktur Senior JETRO Kenichiro Moroyu dan Analis Riset Informasi Ekonomi JETRO Chizue Honda.
Jepang sebagai salah satu negara yang dari awal pengembangan Batam merupakan investor prioritas di Batam. Seiring kompetisi global, Jepang mulai bersaing dengan negara lainnya dalam nilai investasi. Namun demikian, BP Batam masih memandang Jepang sebagai salah satu negara yang penting bagi investasi di Batam.
Dendi mengatakan, dalam diskusi bersama JETRO, terungkap bahwa Jepang tertarik pada pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam.

“Kami menaruh minat pada implementasi KEK di Batam, serta pergerakan logistik untuk barang dari satu kawasan ke kawasan lainnya,” kata Analis Riset Informasi Ekonomi JETRO Chizue Honda.
Honda mengatakan, ekonomi digital juga merupakan salah satu bidang yang JETRO cermati perkembangannya di Batam.
Menanggapi hal tersebut, Dendi Gustinandar menyampaikan bahwa sektor industri kreatif dan ekonomi digital menjadi salah satu fokus ekonomi di Batam.
“Kami harap perkembangan sektor digital tersebut membawa variasi industri bagi investor Jepang,” kata Dendi.
Dendi juga menyampaikan rencananya untuk menyambangi Kantor JETRO di Jakarta guna membahas kepentingan pengusaha Jepang yang tertarik berinvestasi di Batam.
“Kami melihat Jakarta juga sebagai domain yang penting bagi para pengusaha Jepang yang ingin berinvestasi di Batam, selain Singapura karena kedekatan geografisnya,” ungkap Dendi.
Organisasi Perdagangan Eksternal Jepang atau JETRO adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh Pemerintah Jepang untuk mempromosikan perdagangan dan investasi.
Pusat Dukungan Bisnis JETRO di Singapura didirikan pada Oktober 2001 untuk memfasilitasi pengembangan bisnis Jepang di Singapura serta negara-negara di sekitarnya.
Organisasi ini juga memberikan layanan informasi dan konsultasi gratis ke Usaha Kecil dan Menengah Jepang yang berencana untuk mendirikan cabangnya di Singapura maupun negara-negara tetangga. (fe)
-
Natuna3 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Headline1 hari agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Batam3 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline3 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang3 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang3 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline3 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam2 hari agoPLN Batam Komitmen Perkuat Budaya K3 melalui Apel Bulan K3 Nasional 2026



