Connect with us

Ekonomi

Kabar Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS Hari Ini 9 September 2021

Published

on

Foto Kabar Nilai Tukar Rupiah, Kurs Dolar AS, Pergerakan Rupiah

Kabarbatam.com – Kabar nilait tukar rupiah  ke dolar AS terpantau melemah pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (9/9/2021). Berdasarkan data Bloomberg. nilai tukar rupiah terpantau melemah 25 poin atau 0,18 persen ke Rp14.277,5 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,05 persen di posisi 92,7010.

Sebelumnya, Tim riset Monex Investindo Futures (MIFX) menyebutkan bahwa pelemahan mata uang garuda bersama sejumlah mata uang asia lainnya tertekan oleh indeks dolar yang menguat pada perdagangan hari ini naik 0,18 atau 0,2 persen di 92,693.

“Selain itu, dolar AS yang menguat di tengah kenaikan yang kuat dalam imbal hasil obligasi Pemerintah AS,” tulis tim riset MIFX pada riset harian, Rabu (8/9/2021).

Sebelumnya, pada Jumat (3/9), greenback sempat jatuh ke level terendah sejak awal Agustus setelah laporan tenaga kerja AS yang mengecewakan. Hal ini mendorong para analis untuk meningkatkan taruhan bahwa Federal Reserve tidak akan mengurangi stimulusnya dalam beberapa bulan mendatang.

Sementara itu, dolar AS menguat ditopang oleh sentimen risiko yang berasal dari kekhawatiran tentang varian Delta, sementara pergerakan euro masih menanti keputusan kebijakan Bank Sentral Eropa atau ECB.

Indeks dolar tercatat di level 92,712, setelah naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Rabu (8/9/2021) karena bursa saham AS mengalami penurunan akibat keraguan atas kondisi pemulihan ekonomi.

Dikutip dari Channel News Asia, sentimen risiko memang mendapat dorongan kecil setelah Presiden Bank Fed New York John Williams mengatakan bahwa lebih banyak kemajuan diperlukan di pasar tenaga kerja sebelum mengurangi stimulus atau tapering. Namun, komentarnya tidak mengejutkan siapapun setelah angka penggajian AS yang secara mengejutkan melemah dan secara efektif mengesampingkan kemungkinan pengurangan Fed bulan ini.

Bank Sentral Eropa di sisi lain diperkirakan akan menarik kembali stimulus pada hari Kamis (9/9/2021), mengambil langkah menuju pelonggaran bantuan ekonomi darurat yang diberlakukan selama pandemi. (*)

Advertisement

Trending