Connect with us

Kepri

Kabupaten Lingga Raih Penghargaan Swasti Saba Padapa

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F117787648

Lingga, KABARBATAM.com – Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Lingga memperoleh penghargaan Swasti Saba Padapa dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian dan diterima oleh Heryulita Alias Wello di Sasana Bakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).
Pada kesempatan itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada 66 Kabupaten/Kota yang telah lolos verifikasi oleh tim dari Kementerian Kesehatan RI di seluruh Indonesia. Selain itu, pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri juga menyerahkan penghargaan kepada 177 Kabupaten/Kota untuk kategori Swasti Saba Wistara.
Melalui rilis yang diterima, terkait penerimaan anugerah Swasti Saba Padapa yang diterima Kabupaten Lingga, Heryulita mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua tim dan OPD terkait yang telah bekerja keras demi terwujudnya penghargaan prestisius ini.
“Piala ini, merupakan kado terindah pada HUT ke-16 Kabupaten Lingga. Terimakasih untuk semua tim yang terlibat, terutama kepada Dinas Kesehatan, PU, Perdagangan dan Bappeda yang telah bekerja keras mewujudkan ini,” kata Heryulita.

Sebelumnya, tim verifikator yang turun langsung menilai ke Kabupaten Lingga telah melaksanakan penilaian terhadap 6 Kecamatan dan 41 desa di Kabupupaten Lingga, yakni Kecamatan Singkep, Singkep Pesisir, Singkep Barat, Lingga, Lingga Utara dan Lingga Timur.
“Tim verifikator juga menyisir sejumlah lokasi mulai dari Posyandu, Bank Sampah, lokasi perkantoran, sekolah Adiwiyata, kawasan merokok, lokasi TOGA, tempat pembuangan sampah, puskesmas dan klinik, serta lokasi potensial lainnya,” kata Heryulita.
Untuk diketahui, tingkat Padapa ini diberikan pada Kabupaten pada taraf pemantapan yang indikator penilaiannya terfokus pada 2 sektor utama kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum serta penilaian terhadap kehidupan masyarakat sehat yang mandiri.(Fikri)

Advertisement

Trending