Ekonomi
Kadin Kepri Harap Penyesuaian Tarif Bongkar Muat Peti Kemas Ditinjau Ulang
Batam, Kabarbatam.com – Rencana otoritas pengelola pelabuhan peti kenas menerapkan penyesuaian tarif bongkar muat di Pelabuhan Batuampar Batam mendapat perhatian dari kalangan pelaku usaha.
Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kepri menilai kebijakan tersebut tak berpihak pada pelaku usaha yamg menggunakan jasa bongkar muat peti kemas di Batam.
“Kami menyayangkan kebijakan pemerintah tersebut. Kami keberatan dan akan melayangkan protes kepada Kemenko Bidang Perekonomian RI,” ungkap Ketua Kadin Provinsi Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, Minggu (1/7).
Pengusaha yang akrab disapa Ma’ruf mengatakan, Kadin bersama Apindo akan mengadukan hal tersebut kepada Menko Bidang Perekonomian RI.
Kenaikan tarif bongkar muat di Pelabuhan Batuampar, kata Ma’ruf tidak berpihak pada dunia usaha di Batam. “Penyesuaian tarif tersebut justru menciderai daya saing Batam. Apalagi, di tengah gencar-gencarnya kami menarik investasi,” ungkapnya.
Makruf mengatakan bahwa Kadin Kepri saat ini berjuang membantu pemerintah untuk mengembalikan kebangkitan ekonomi Kepri, khususnya Batam.
Dengan menarik investasi masuk ke Batam dan Kepri pada umumnya melalui program BBK Murah. Namun perjuangan tersebut akan sia-sia jika kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak pro terhadap dunia usaha.
Makruf berharap agar kebijakan penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas Pelabuhan Batuampar dapat ditinjau ulang.
“Semestinya kami bersama Apindo dilibatkan dalam pembahasan rencana penyesuaian tarif tersebut, karena rekan-rekan pelaku usaha di Kadin dan Apindo yang merasakan dampak langsung dari kenaikan tarif bongkar muat,” ujarnya.
Tarif bongkar muat peti kemas di Batam naik setiap tahun. Dari data yang dihimpun, kenaikan dari 2021 ke 2022 sekitar 7 persen. Lalu dari 2022 ke 2023 lebih tinggi lagi, rata-rata mencapai 12,5 persen.
Sementara itu, Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid. mengatakan, para pengusaha yang menjadi konsumen dari pelayanan angkutan kontainer di Batam ke luar negeri, menemukan kenaikan tarif setiap tahunnya.
“Ada kenaikan yang cukup signifikan. Kalangan pelaku usaha menyayangkan karena tidak ada sosialisasi terkait kenaikan tarif kontainer selama ini. Kami berharap agar dilibatkan dalam setiap pembahasan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan dunia usaha,” kata Rafki Rasyid.
Sekadar diketahui, Badan Pengusahaan (BP) Batam telah melakukan pembahasan terkait penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kamis (22/6/2023) lalu.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa pihaknya berupaya untuk segera melakukan sosialisasi terkait penyesuaian tarif dalam waktu dekat.
“Pembahasannya awal Juni lalu sudah selesai. Akan tetapi, kami memerlukan waktu untuk melakukan sosialisasi. Minimal satu bulan ke depan,” ujarnya (*/zal)
-
Headline3 hari agoYukk..Saksikan! Gubernur Ansar Jabarkan Strategi Bangun KPBPB Bintan dan Karimun Besok Pagi di MetroTV
-
Batam2 hari agoPenyelundupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau ke Singapura Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
-
Batam3 hari agoPerbaikan Konstruksi Selesai, Jalan Vista Kembali Bisa Digunakan Masyarakat
-
Batam3 hari agoTriwulan I 2026, Investasi di Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen
-
Batam3 hari agoPeringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banon Wilayah yang Sejuk dan Nyaman
-
Bintan3 hari agoBupati Roby Ekspose Kesiapan Implementasi Manajemen Talenta ASN di BKN RI
-
Batam3 hari agoGema Batam Asri Digelar di Rempang Eco City: Amsakar Achmad Tekankan Aksi Nyata Jaga Lingkungan
-
Batam22 jam agoPengurus AMSI Kepri 2025–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Media Digital Berkualitas



