Batam
Kapal Roro KMP Tandeman Terbakar Hebat di Perairan Punggur
Batam, Kabarbatam.com – Kapal Roro KMP Tandeman mengalami kebakaran hebat di perairan Punggur, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (2/10/2024) siang.
Diketahui, kobaran api dari atas lambung kapal disertai awan hitam tebal tampak membumbung. Insiden itu lantas menyita perhatian masyarakat pesisir, termasuk kapal yang melintas tak jauh dari lokasi kejadian.
Informasi yang berhasil diperoleh wartawan Kabarbatam.com, kejadian ini berlangsung pukul 15:00 wib. Api membakar bagian atas kapal.
Saat dikonfirmasi wartawan, General Manager PT ASDP Batam, Hermin Welkis membenarkan insiden itu. Hanya saja saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Crew kapal.
“Benar bang, barusan insidennya. Kami masih menunggu laporan dari lapangan. Kapal Tandeman, kapal sedang lego jangkar,” ujarnya.
Dalam kejadian itu, Hermin memastikan tidak ada muatan kendaraan dikarenakan kapal sedang lego jangkar.
“Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan,” pungkasnya.
Belum diketahui pasti penyebab terbakarnya Kapal Roro KMP Tandeman, hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari ASDP Telaga Punggur perihal insiden tersebut. (Atok)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Headline7 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar



