Connect with us

Batam

Kenakan Pakaian Adat, Jajaran Rutan Batam Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila secara Virtual

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20230601 wa0094
Memperingati Hari Kelahiran Pancasila , Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam mengikuti upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila secara virtual, Rabu (1/6/2023).

Batam, Kabarbatam.com – Memperingati Hari Pancasila 1 Juni, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam mengikuti upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila secara virtual, Rabu (1/6/2023).

Meski terhambat karena faktor cuaca hujan, upacara memperingati Hari Kelahiran Pancasila tetap terlaksanakan dengan baik yang berlangsung di Aula Yusril Ihza Mahendra Rutan Batam.

Terlihat, Kepala Rutan Kelas IIA Batam Faizal G Putra dan para pejabat struktural beserta jajaran petugas Rutan Batam mengikuti Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila dengan menggunakan pakaian adat nasional.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Presiden Republik Indonesia, Ir.H. Joko Widodo menyampaikan, peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

“Tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa. Namun, turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Presiden RI Joko Widodo saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual.

Lanjut, Presiden Joko Widodo menyampaikan, melalui peringatan Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2023 ini, diharapkan memicu semangat bergotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global dan dapat lebih meningkatkan kinerja.

“Membuat prestasi, membuat terobosan, dan menumbuhkan pembaharuan di tahun 2023 dan di tahun-tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Setelah mengikuti upacara, dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIA Batam Faizal G Putra, Jajaran Rutan Batam melaksanakan razia ke blok hunian dan melakukan tes urine secara acak kepada 6 orang warga binaan pemasyarakatan Rutan Batam.

“Dari hasil razia blok hunian tidak ditemukan benda-benda berbahaya yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban di Rutan serta hasil tes urine secara acak kepada 6 orang WBP dinyatakan negatif,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Trending