Batam
Kunjungan Spesifik Komisi III DPR ke Polda Kepri, Narkoba dan Tambang Ilegal Jadi Atensi

Batam, Kabarbatam.com – Sebanyak 30 tambang ilegal di wilayah hukum Polda Kepri saat ini dalam pengawasan, sehingga semua pihak diminta untuk jangan coba-coba berbuat kecurangan menyikapi hal tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum, saat kunker di Graha Lancang Kuning Polda Kepri, Jumat (26/3/2021).
Dalam kunjungannya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum, mengatakan bahwa pihaknya ingin mengetahui proses penanganan beberapa masalah, khususnya terkait narkotika dan penambangan liar di Provinsi Kepri.
“Kami ingin mengetahui proses penanganan beberapa masalah khususnya terkait narkotika dan penambangan liar, baik itu penambangan pasir, bauksit dan lainnya. Jadi beberapa hal tersebut yang ingin kami minta penjelasannya dari Kapolda Kepri, BNNP Kepri dan Kejaksaan Tinggi,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum.
Diungkapkan Adies, Kepulauan Riau ini merupakan pintu masuk yang sangat luas bagi oknum-oknum dari luar yang ingin memasukkan narkotika ke Indonesia. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan sarana dan prasarana khususnya kapal cepat yang difungsikan untuk mengejar.
“Kami juga menerima beberapa usulan tersebut dan akan kami sampaikan nantinya terkait dengan pengadaan kapal cepat,” ujarnya.
Kemudian, untuk mengantisipasi jalan-jalan tikus yaitu pintu masuk di pelabuhan-pelabuhan kecil, hal tersebut sudah diantisipasi oleh Polda Kepri dan pihak terkait lainnya. Disamping itu, dilakukan juga kerjasama dengan pihak penegak hukum dari Malaysia dan Singapura sebagai negara tetangga terdekat.
Tak hanya itu, lanjut Adies Kadir menyampaikan, lebih dari 30 tambang ilegal yang saat ini sedang dalam pengawasan Polda Kepri.
“Jadi jangan coba-coba untuk berbuat kecurangan dari mulai perizinan hingga penambangannya,” tegasnya.
“Dalam penegakkan hukum tentang tambang ilegal ini, tidak ada sama sekali halangan, selama pelakunya jelas melanggar undang-undang, melanggar hukum tentu akan ditindak tegas oleh pihak Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya,” pungkasnya. (Atok)









-
Headline12 jam ago
Wakil Walikota Raja Ariza Resmikan Cue Spot Billiard Tanjungpinang
-
Batam3 hari ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Batam2 hari ago
Ada Penggantian Gate Valve di Sei Harapan, Suplai Air di Tj Riau & Sekitarnya Mengalir Kecil
-
Batam23 jam ago
Kapolresta Barelang Tinjau Kesiapan Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Roro Telaga Punggur
-
Batam2 hari ago
Merespon Kebijakan Tarif Impor-Ekspor AS: Ini Strategi BP Batam Pertahankan Pangsa Pasar Global
-
Headline19 jam ago
10 BPW se-Sumatera Dukung Andi Amran Sulaiman Jadi Ketua Umum KKSS
-
Batam23 jam ago
Tinjau Sejumlah Titik Objek Vital, Polda Kepri Pastikan Kelancaran Arus Balik Mudik Lebaran 2025
-
Bintan2 hari ago
Meriahkan Syawal, Gubernur Ansar Hadiri Festival Lagu Hari Raya Idul Fitri di Kijang Bintan