Batam
LCC Ungkap Alasan Memilih Amsakar sebagai Pasangan di Pilkada 2024
Batam, Kabarbatam.com – Isu strategi borong partai yang dinilai ingin menjegal paslon lain dan berharap melawan kotak kosong dalam Pilkada Batam 2024, dibantah calon Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra.
Li Claudia menyayangkan pendapat soal borong partai tersebut. Ia mengatakan semua partai yang pendukung paslon Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra untuk maju dalam Pilkada Batam 2024 atas dasar kepercayaan serta kesamaan visi dan misi. Tanpa adanya paksaan maupun iming-iming tertentu.
“Soal isu strategi borong partai, itu tidak benar. Kami justru dipercaya dan direkomendasi langsung oleh partai-partai pendukung untuk maju dalam Pilkada Batam 2024,” tegas Li Claudia Chandra, Selasa (16/7/2024).
Li Claudia Chandra menjelaskan, pilihannya untuk memutuskan berpasangan dengan Amsakar Achmad sebagai calon Wali Kota dan Wakil Walikota dalam Pilkada 2024 Batam semata-mata bukan tanpa alasan.
“Saya berpasangan dengan pak Amsakar Achmad bukan secara tiba-tiba. Tetapi, saya sudah memahami karakter beliau. Sebagai pemimpin Batam, tanggung jawab kami luar biasa besar, saya tidak ingin dimasa kepemimpinan kami nantinya Wakil Walikota tidak akur dengan Walikota. Bagaimana masyarakat kami kalau Walikota dan Wakil Walikotanya tidak akur,” ungkapnya.
Selain isu strategi borong partai, Li Claudia Chandra juga mengaku, bahwa banyak menerima laporan terkait keresahan masyarakat Batam soal isu-isu negatif mengandung SARA yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Kota Batam yang saat ini sudah harmonis dan terjalin keguyubannya sesama warga, jangan sampai terkoyak oleh politik identitas,” tutur Li Claudia Chandra.
Menurut Li Claudia Chandra, Kota Batam merupakan kota internasional sebagai tempat orang datang untuk mencari nafkah bahkan menghasilkan pendapatan bagi daerah.
“Masyarakat dari berbagai kota dan daerah dengan latar belakang berbeda-beda. Perbedaan yang ada harus menjadi sebuah kekuatan bagi kita dalam menjadikan Batam sebagai kota yang lebih maju,” jelasnya.
Perhelatan Pilkada adalah kegiatan rutin yang harus dijalan dan dilaksanakan sebagai wujud dari demokrasi. Pilkada adalah memilih pemimpin administratif masyakarat. Segala proses pemilihannya harus sesuai aturan Undang-Undang yang berlaku.
“Mari kita jaga dan kawal proses Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota ini bersama-sama. Sehingga tujuan untuk memajukan serta menyejahterakan masyakarat bisa kita wujudkan,” pungkasnya. (Atok)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam11 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam22 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun



