Connect with us

Tekno

Literasi Digital 2021, Mengenal Generasi Alpha di Era Digital

Published

on

Foto Era Digital, Febby Mardian, Generasi Alpha, Literasi Digital 2021

Batam, Kabarbatam.com – Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital.

Hal ini sesuai arahan Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital.

Webinar membahas tentang tema besar Menjadi cerdas di Era Digital oleh para narsum yang mempunyai kompetensi dibidangnya dan juga sharing session oleh Key Opinion Leader.

Generasi Alpha  adalah generasi  paling  transformative yang lahir antara tahun 2010-2024, mengerti dan menyesuaikan diri pada kerangka digital. Mereka sudah paham tentang digital skill seperti Understand engage, find, manage communicate, evaluate, collaborate share dan sebagainya. Untuk itu banyak peluang yang bisa dikerjakan di ruang digital seperti  hobby, belajar, menyalurkan bakat  dan mengerjakan hal hal yang positif.

“Jangan menunda karena kesempatan tidak datang dua kali, jadilah sesuatu yang berguna dengan berkarya sesuai keahliannya,” ujar Febby Mardian selaku Ketua Program Study SMK BPP Bandung.

Menurut Febby, budaya digital sejatinya merupakan hasil olah pikir, kreasi dan cipta karya manusia berbasis teknologi. Perkembangan budaya digital sejalan dgn ilmu pengetahuan dan teknologi suatu bangsa dan revolusi 4.0 menjadikan aksesibilitas semakin cepat dan mudah.

Membicarakan tentang Hoax yaitu iInformasi bohong yang berisi menghasut, tidak akurat, menyudutkan menjelekkan orang lain adalah hal yang mencerminkan masih belum cerdasnya seseorang di era digital ini.

Yang menerima  hoax tanpa memfilter dahulu akan membahayakan karena tanpa sadar diapun mengirim ke orang lain tanpa menyadari bahwa berita itu palsu. Pelaku akan merasa berhasil dengan niat jahatnya untuk menviralkan seluas luasnya berita yang dikirim.

Untuk mengetahui suatu Informasi adalah Hoax, lakukan double check, memeriksa kebenaran dan sumbernya, lihat judulnya apakah provokatif dan sebagainya. Mari kita lebih bijak dalam menerima berita, saring sebelum sharing.

Kecerdasan di era digital dibutuhkan dimana saat ini semua sektor menggunakan teknologi digital, baik pelajar, pelaku bisnis, pengusaha, pendakwah dan sebagainya. Kita harus lebih dalam memahami semua hal yang ada di dunia maya agar tidak terjebak dalam budaya digital yang buruk.(*)

Advertisement

Trending