Connect with us

Tekno

Literasi Digital Kominfo 2021, Aji Mudho Berbagi Tips agar Privasi Digital Aman

Published

on

Foto Batam, Digital Indonesia, Kominfo, Literasi Digital 2021

Batam, Kabarbatam.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital.

Narasumber Davita Variani, HR Manager Cyber Group dan Direktur SDM serta Pengembangan Talenthub Digital Indonesia menjelaskan era digital adalah masa dimana semua manusia dapat saling berkomunikasi sedemikian dekat walaupun saling berjauhan. Masyarakat dapat dengan cepat mengetahui informasi tertentu bahkan real time.

Kemudahan di era digital antara lain, mudahnya berkomunikasi, mudahnya berbelanja, mobile dan fleksibel, serta internet yang lebih berkuasa daripada pulsa. Keterampilan yang harus dimiliki di era digital meliputi, hard skill dan soft skill.

Keterampilan hard skill antara lain, keahilan menggunakan berbagai software, ketermapilan mengolah data, kemampuan pemasaran dan promosi lewat internet, serta paham cara pengoperasian gawai dan laptop. Keterampilan soft skill meliputi, penyelesaian masalah, komunikasi atau public speaking, pengendalian informasi, berpikir kreatif dan inovatif, serta manajemen waktu.

Narasumber Aji Mudho Ariwibowo dari People Development Adaro Indonesia membahas cara agar privasi digital aman antara lain, periksa pengaturan privasi, hati-hati dengan wifi publik, periksa izin aplikasi, bijak untuk unggah konten, menggunakan aplikasi perpesanan yang terenskripsi end to end, tidak menyimpan informasi pribadi pada penyimpanan umum, serta membuat password yang kuat agar tidak mudah diretas.

Dengan menyadari pentingnya privasi digital, maka masyarakat harusnya lebih sadar dan berhati-hati dalam memanfaatkan dunia digital. Saat ini, kebocoran data pribadi terjadi terus berulang, hal yang harus diperhatikan saat terjadinya kebocoran data pribadi ialah pentingnya regulasi masyarakat berhak tahu tujuan penggunaan data dan hapus data ke pengelolaan, pengelola wajib mitigasi kebocoran, serta mendapatkan sanksi atau denda jika terjadinya kebocoran data pribadi.

Narasumber Susi Marni  dari STEIAR dan HIPKA KEPRI menjelaskan Era digital adalah masa ketika informasi mudah dan cepat diperoleh serta disebarluaskan melalui teknologi digital. Teknologi digital adalah teknologi yang menggunakan sistem komputerisasi yang terhubung dengan internet.

Komunitas Akademik berperan penting dalam pendidikan etika budaya karena media yang paling dekat dengan perseta didik dan masyarakat di era digital. Banyak aplikasi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dalam kondisi pandemi seperti saat ini misalnya, Zoom Meeting, Google Meet, Classroom.

Peran Komunitas Akademika dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mendukung pendidikan dan memotivasi anak agar semangat dalam belajar di era digital. Komunitas masyarakat luas turut berperan betapa pentingnya pendidikan guna mendukung dan memotivasi anak-anak untuk terus sekolah menanfaatkan era digital.

Manfaat website bagi komunitas akademika di era digital dan berperan sebagai, kredibilitas, tampilan profil, saran promosi, kualitas pelayanan, dan memperbaharui informasi.

Narasumber terakhir Fendi Hidayat  dari Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Batam dan Manager Sertifikasi LSP Digital TIK Batam membahas post truth merupakan keyakinan dan perasaan pribadi lebih berpengaruh dalam pembentukan opini publik dibandingkan dengan fakta-fakta objektif.

Post-truth telah menjadi istilah yang mendunia untuk menjelaskan suatu masa dimana kebohongan tersebar luas dan dipercaya oleh masyarakat. Kebohongan disebarkan secara masif dan sistematis dengan menerapkan propaganda firehose of falsehood. Firehose of falsehood merupakan teknik kebohongan untuk bentuk propaganda.

Hoaks merupakan informasi palsu atau fakta yang dipelintir atau direkayasa lalu sengaja disamarkan layaknya kebenaran. Ciri-ciri hoaks meliputi, mengakibatkan kecemasan, kebencian, dan permusuhan, sumber berita tidak jelas, serta bermuatan fanatisme atas nama ideologi, judul dan pengantarnya provokatif.

Tujuan hoaks disebarkan ialah motif ekonomis, motif ideologispolitis, dan motif asal berbagi atau kesenangan. Cara cerdas tangkis hoaks dengan cara, waspada dengan judul berita yang provokatif, perhatikan alamat situs, pilih situs terpercaya, baca dan cermati isi berita, cek keaslian foto di google image, ikuti grup anti hoaks, dan laporkan berita hoaks.

Prisilla dari Influencer dengan Folowers 10,8 Ribu memberi kesimpulan  kemudahan di era digital antara lain, mudahnya berkomunikasi, mudahnya berbelanja, mobile dan fleksibel, serta internet yang lebih berkuasa daripada pulsa. Keterampilan yang harus dimiliki di era digital meliputi, hard skill dan soft skill.

Hal yang harus diperhatikan saat terjadinya kebocoran data pribadi ialah pentingnya regulasi masyarakat berhak tahu tujuan penggunaan data dan hapus data ke pengelolaan, pengelola wajib mitigasi kebocoran, serta mendapatkan sanksi atau denda jika terjadinya kebocoran data pribadi.

Peran Komunitas Akademika dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mendukung pendidikan dan memotivasi anak agar semangat dalam belajar di era digital. Komunitas masyarakat luas turut berperan betapa pentingnya pendidikan guna mendukung dan memotivasi anak-anak untuk terus sekolah menanfaatkan era digital.

Serta, cara cerdas tangkis hoaks dengan cara, waspada dengan judul berita yang provokatif, perhatikan alamat situs, pilih situs terpercaya, baca dan cermati isi berita, cek keaslian foto di google image, ikuti grup anti hoaks, dan laporkan berita hoaks.

Walikota Batam yaitu H. Muhammad Rudi, memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing masing oleh putra putri daerah melalui digital platform.(*)

Advertisement

Trending