Connect with us

Anambas

Malam Ke-6 Ramadan, Ustadz H. Adam Nur Sampaikan Tausyiah di Masjid Baituirahim Tarempa

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20210418 Wa0002
Santapan rohani di malam bulan suci Ramadhan yang diisi H. Adam Nur, di Masjid Baiturahim Tarempa.

Anambas, Kabarbatam.com – Malam ke 6  (enam) Puasa Ramadhan 1442 H, setelah shalat Isya berjamaah, 15 menit menjelang shalat sunnah terawih dan shalat sunnah witir, dilakukan penyampaian santapan rohani atau tausyiah di Masjid besar Baituirahim Tarempa, Sabtu (17/04/2021) malam hari.

Santapan rohani di malam bulan suci Ramadhan yang diisi H. Adam Nur, menyampaikan bahayanya Gibah, adalah perbuatan di mana kita membicarakan aib atau keburukan orang lain.

Ghibah salah satu perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT dan termasuk dalam perbuatan dosa besar. Bahkan meskipun yang dibicarakan itu sesuai kenyataan, ghibah tetaplah perbuatan yang zalim’ dalam penyampaiannya.

Meski ghibah sulit dihindari, namun kita harus tetap mencoba untuk menghindari perbuatan dosa ini. Allah SWT sendiri mengibaratkan pelaku Ghibah seperti memakan daging saudaranya yang sudah mati.

Allah berfirman dalam Al-quran surat (Al-Hujurat: 12), Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka buruk (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka buruk itu dosa. Dan janganlah sebagian kalian mencari-cari keburukan orang dan menggunjing satu sama lain.

Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudanya yang sudah mati? Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

H. Adam Nur, menambahkan lagi, di bulan suci Ramadan ini kita harus mejaga lisan agar terhindar dari Ghibah dan melalui medsos seperti Facebook, WattsApp, Telegram lebih berhati-hati dalam menulis pesan, Bisa menyebabkan fitnah yang lebih cepat dengan perkembangan teknologi saat ini,” tutupnya. (refi)

Advertisement

Trending