Connect with us

Batam

Nongsa Cup Golf Turnamen 2021 Ditutup, Tahun Depan Targetkan Diikuti Ratusan Pegolf

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20211025 wa0251
Gubernur Kepulauan Riau, diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Buralimar menutup secara resmi gelaran 16 th  Nongsa Cup Golf Tournament dengan ratusan hadiah bagi para golfer yang hadir.

Batam, Kabarbatam.com – Gubernur Kepulauan Riau, diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Buralimar menutup secara resmi gelaran 16 th  Nongsa Cup Golf Tournament dengan ratusan hadiah bagi para golfer yang hadir.

Tahun depan, para golfer diharapkan bisa kembali main di Batam dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Tujuh lapangan Golf di Batam dan dua di Bintan yang bertaraf internasional siap menjamu para golfer.

“Kepri selalu mendukung penuh setiap event pariwisata yang digelar oleh siapapun. Walau pandemi, segala kemudahan dan juga berbagai usaha agar pariwisata Kepri bergerak terus kami lakukan, misal mengusulkan dan memantau berbagai regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat maupun mengontrol dengan ketat pelaksanaan protokol kesehatan bagi pelaku pariwisata,” jelas Buralimar, Senin (25/10) di Tering Bay Batam.

Buralimar juga mengajak para golfer se nusantara yang belum pernah main di Kepri untuk datang menjejal lapangan golf Kepri.  Lapangan golf di Kepri bahkan ada yang lebih bagus dari lapangan golf di luar negeri.

Bahkan ada yang dinobatkan sebagai lapangan golf terbaik di Asia dan Indonesia oleh Asian Golf Awards dan memperoleh Sertifikat Keunggulan Tripadvisor dari 2014 hingga 2019 dan Hall of Frame 2019.

Pemilik resort dengan lapangan Golf di Kepri, tambah Buralimar sudah sangat siap menerima para pegolf dari dalam dan luar negeri. Jauh-jauh hari segala kebutuhan dan perlengkapan sesuai ketentuan aktifitas masa Covid-19 telah dipersiapkan, termasuk melayani test swab PCR di lokasi acara. Maka itu, Buralimar sangat optimis, tahun depan peserta turnamen golf semakin meningkat.

General Manager Tering Bay Golf dan Country Club Batam Enly Yunaeni juga  menegaskan hal yang sama, yakni tentang kesiapan lokasinya untuk menerima para golfer dalam segala macam event.

“Karena itulah, meski dunia sedang pandemi Covid-19 kami tetap mengadakan event golf ini  meski dengan berbagai aturan-aturan baru akibat wabah. Nah, tahun ini kami memberanikan diri lagi menggelar event di tengah pandemi, dan pesertanya lumayan sampai 150 orang meski ada 80 orang lainnya membatalkan kedatangan karena perubahan aturan dari antigen ke swab PCR,” jelas Enly.

Enly juga menyampaikan harapan para pemilik lapangan golf kepada pemerintah daerah untuk meyakinkan pemerintah pusat, bahwa mereka sudah sangat siap menerima tamu luar negeri seperti Malaysia dan Thailand. (***)

Advertisement

Trending