Headline
Pasca Meledak, Pelayanan Kapal Ambulance Laut Baznas Karimun Dihentikan Sementara
Karimun, Kabarbatam.com – Kapal ambulance laut milik Badan Amil Zakat (Baznas) Karimun, Kepulauan Riau meledak pada Sabtu 14 November 2020 kemarin.
Meledaknya kapal tersebut membuat dua orang yang berada di dalam kapal harus dilarikan ke Rumah Sakit.
Keduanya yakni Candra (35) selaku nakhoda dan Faizul (32) selaku Kepala Kamar Mesin (KKM).
Mereka saat ini sedang dirawat di ruang inap biasa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Karimun karena mengalami luka bakar di bagian kepala dan kaki.
“Kedua korban masih dirawat di ruang inap biasa RSUD, tidak parah luka bakar ringan saja,” kata Ketua Baznas Karimun, Nasrial, kepada kabarbatam.com, Senin (16/11/2020).
Nasrial mengatakan, saat ini posisi kapal masih berada di lokasi kejadian yakni di samping pelabuhan antar pulau Karimun Sri Tanjung Gelam, Tanjungbalai Karimun.

Kemudian, pihaknya mengaku akan membawa kapal tersebut ke perusahaan galangan kapal anak perusahaan PT Timah TBK di Provinsi Bangka Belitung untuk dilakukan perbaikan.
“kita akan bawa kapal ke PT DAK, perusahaan galangan kapal anak perusahaan PT Timah di Bangka Belitung untuk diperbaiki,” ujar Nasrial.
Ia menuturkan, alasan kapal tersebut diperbaiki di PT DAK karena masih dibawah tanggungan PT Timah.
“Kondisinya masih bisa jalan karena mesinnya tidak rusak, jika tak memungkinkan akan kita derek pakai kapal lain,”
“Dengan rencana perbaikan itu, kami memastikan operasional ambulans laut Baznas Karimun sementara waktu dihentikan,” ucap Nasrial.(Yogi)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam9 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam20 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun



