Connect with us

Natuna

Pemadaman Karhutla Natuna Terkendali, Status Diturunkan ke Siaga

Published

on

IMG 20260403 WA0219
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dalam acara halalbihalal bersama Gubernur Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Jumat, 3 April 2026.

Natuna, Kabarbatam.com – Pemerintah Kabupaten Natuna menurunkan status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari darurat menjadi siaga setelah kondisi di lapangan dinilai mulai terkendali.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengatakan status darurat karhutla telah ditetapkan sejak 25 Maret dan berlangsung hingga 2 April 2026. Penurunan status dilakukan menyusul meredanya eskalasi kebakaran dalam beberapa hari terakhir.

“Sejak 25 Maret kami menetapkan status darurat karhutla, dan per 2 April sudah kami turunkan menjadi siaga karena kondisi mulai terkendali,” ujar Cen saat membuka acara halalbihalal bersama Gubernur Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Jumat, 3 April 2026.

Cen menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atas dukungan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dimulai pada 29 Maret.

Menurut hasil laporan katanya, operasi tersebut berhasil memicu hujan di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Batubi, yang menjadi salah satu titik terdampak.

“Upaya ini membuahkan hasil. Hujan sudah turun di beberapa wilayah, termasuk Batubi,” katanya.

Pemerintah daerah berencana melanjutkan program modifikasi cuaca, termasuk dengan pengiriman bahan semai berupa garam untuk mendukung proses tersebut.

Cen juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, terutama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tim gabungan, dalam penanganan karhutla.

Hingga saat ini, luas lahan terdampak tercatat lebih dari 500 hektare, meningkat dari sebelumnya sekitar 300 hektare. Meski demikian, kondisi di lapangan dinilai semakin terkendali.

Cen berharap, momentum kebersamaan dalam kegiatan halalbihalal dapat memperkuat persatuan dan semangat membangun Natuna ke depan. (Man)

Advertisement

Trending