Connect with us

Tanjungpinang

Pembunuhan Pengusaha Besi Scab Tanjungpinang Terungkap, Ternyata Dibunuh Orang Kepercayaan

Published

on

Foto Kota Tanjungpinang, Pembunuhan Pengusaha Besi Scab, Pengusaha Besi Scab, Pengusaha Besi Scab Tanjungpinang, pengusaha scrab, polisi ungkap pembunuh pengusaha, tanjungpinang
Ditreskrimum Polda Kepri bersama Polres Tanjungpinang mengungkap kasus pembunuhan pengusaha besi scrab di Tanjungpinang.

Batam, Kabarbatam.com – Pembunuhan pengusaha besi scrab Zainudin, di Tanjungpinang akhirnya diungkap jajaran Ditreskrimum Polda Kepri.

Pengungkapan berawal saat keluarga korban melapor ke Polres Tanjungpinang, dimana pelaku tidak pulang selama seminggu.

Otak pelaku pembunuhan dilakukan orang kepercayaan korban yang berinisial ZU, dan satu pekerja berinisial AR yang bertugas sebagai eksekutor.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando mengatakan bahwa kedua pelaku sudah ditangkap ditempat yang berbeda, dimana AR diamankan di Plangeran, Tembilahan, dan Zu di Indragiri Hulu.

“Motifnya sakit hati, dimana pelaku Zu tidak terima saat korban menyuruh cerai dengan istrinya,” kata Fernando, saat menggelar ekspose di Polda Kepri, Rabu (29/9/2021).

Fernando menjelaskan, selain itu, korban juga mengatakan bahwa Zu tidak mampu membiayai istrinya.

“Saat bekerja pelaku juga dimarahi korban, karena pelaku meminta uang untuk mengangkat besi scrab,” ujarnya.

Dari sana, pelaku Zu bercerita kepada pelaku AR untuk memberikan pelajaran kepada korban. Namun, pelaku AR meminta untuk menghabisi nyawa korban agar tidak menimbulkan masalah.

Foto Kota Tanjungpinang, Pembunuhan Pengusaha Besi Scab, Pengusaha Besi Scab, Pengusaha Besi Scab Tanjungpinang, pengusaha scrab, polisi ungkap pembunuh pengusaha, tanjungpinang

Pada 5 September 2021, kedua pelaku melancarkan niatnya membunuh korban. Dimana pada saat itu, korban juga selesai bertransaksi dan memiliki uang Rp200juta.

“Kedua pelaku membawa korban ke Bintan, dan dipertengahan jalan pelaku AR yang duduk dibelakang mencekik korban mengunakan seutas tali,” ungkap Fernando.

Setelah menghabisi nyawa korban, kedua pelaku mencari tempat mengubur jasad korban. “Jasad korban dikubur disamping tower Sutet di daerah Bintan,” katanya.

Lanjut Fernando, sebelum mengubur korban, pelaku mengambil uang korban di dalam saku sebanyak Rp9 juta.

“Pelaku juga menenggelamkan mobil Avanza milik korban di Danau Biru, Bintan,” ujar Fernando.(*)

Advertisement

Trending