Headline
Pemprov Kepri Perkuat Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Demi Optimalisasi JKN
Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Dalam upaya mempercepat pencapaian program jaminan kesehatan di Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Provinsi Kepri menjalin kerja sama strategis dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Kerja sama ini dituangkan dalam nota kesepakatan tentang optimalisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, M.N. Andriansah, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Selasa (31/12).

Salah satu poin penting dalam nota kesepakatan tersebut adalah pemberian bantuan pembiayaan dari Pemprov Kepri untuk kepesertaan BP Pemda sebanyak 20 ribu jiwa. Dengan langkah ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Kepri yang mendapatkan akses jaminan kesehatan.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan per Desember 2024, cakupan masyarakat yang telah tercover BPJS Kesehatan di Kepri mencapai 2.163.388 jiwa atau 97,45 persen dari seluruh jumlah penduduk.

Pada kesempatan itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang M.N. Andriansah menyampaikan saat ini ada sekitar 55 ribu jiwa di seluruh Kabupaten Kota se-Kepri yang belum tercover jaminan kesehatan.
“Namun seluruh kabupaten kota di Kepri telah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta” ujarnya.
Sebagai informasi, untuk mendapatkan predikat UCH tersebut, Kabupaten atau Kota minimal harus mencapai 95 persen penduduknya yang sudah memiliki JKN.
Gubernur Ansar Ahmad, yang didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Luki Zaiman Prawira, Kadinkes M. Bisri, dan Kadiskominfo Hasan, menekankan pentingnya langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan masyarakat yang belum tercover JKN.

“Kita memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk melindungi masyarakat. Segera dudukkan permasalahan ini bersama pemerintah kabupaten/kota agar tidak ada lagi warga yang tercecer dari perlindungan kesehatan. Jaminan kesehatan adalah hak fundamental yang harus dipenuhi,” tegas Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar juga menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk terus berinovasi dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan, memastikan sistem administrasi berjalan efisien, dan melakukan sosialisasi aktif agar masyarakat memahami manfaat JKN. (ron)
-
Headline1 hari agoNGX dan Digital Realty Umumkan Kemitraan Strategis, Perkuat Interkoneksi dan Ekosistem Digital Nasional
-
Batam3 hari agoBP Batam Raih Penghargaan Pioneer FTZ Management di BIG 40 Awards 2025
-
Batam3 hari agoAda Perbaikan Pipa Depan Thrive Lubukbaja, Suplai Air ke Batuampar-Bengkong Malam Nanti Mengecil
-
Batam2 hari agoLima Pelaku Diamankan Kasus Penyelundupan Pakaian Bekas dari Singapura ke Batam
-
Headline3 hari agoTeken MoU dengan Rusia, HKI Siap Jadi Katalisator Utama Kerjasama Industri Strategis Indonesia-Rusia
-
Ekonomi1 hari agoHKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Hubungan Indonesia–Rusia, Dorong Masuknya Investasi ke Kawasan Industri Nasional
-
Batam2 hari agoLegislator Asal Kepri Endipat Wijaya Sentil Kinerja Komdigi, Bukan Relawan
-
Batam1 hari agoBPSK Kota Batam Selesaikan Sengketa Konsumen melalui Putusan Akta Perdamaian



