Headline
Penampakan Kurir Selundupkan 1 Kg Sabu di Karimun, Dijanjikan Upah Rp50 Juta oleh Pemesan di Kundur
Karimun, Kabarbatam.com – Pihak kepolisian masih mendalami kasus penyelundupan 1 kg narkotika jenis sabu di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Sabtu (22/11) pekan lalu.
“Masih kami dalami. Saat ini tersangka dalam pemeriksaan lebih lanjut.” ungkap Kasatres Narkoba Polres Karimun AKP Sulistio Bimantoro.
Tersangka, kata Sulistio, masih diperiksa lebih lanjut oleh penyidik terkait barang bukti sabu yang ditemukan di tubuhnya sesaat setibanya di pelabuhan.
“Ia pengakuannya ia hanya berperan sebagai kurir, namun hal ini masih kami dalami. Barang bukti rencananya akan dibawa Tanjungbatu, Kundur,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang penumpang kapal ferri diamankan petugas Bea dan Cukai di pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun, Sabtu pagi.
Penumpang pria tersebut kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 1 kilogram. Penumpang pria tersebut baru tiba dari Kukup, Johor, Malaysia.
Kasus tersebut terungkap bermula dari kecurigaan petugas BC yang berjaga di mesin pencitraan x-ray pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun.
Petugas curiga ketika melihat bentuk bagian perut penumpang berinisial R (32) tersebut yang terlihat tidak normal seperti ada gundukan.
Benar saja, saat dilakukan pemeriksaan badan, petugas BC menemukan sabu yang disembunyikan dengan cara dililitkan di perutnya menggunakan korset.
Sabu 1 kilogram tersebut dibagi ke dalam 4 bungkus plastik. Petugas BC langsung mengamankan dan membawa pelaku ke Mapolres Karimun untuk diserahkan proses penyelidikan ke Satres Narkoba Polres Karimun.
Kasatres Narkoba Polres Karimun AKP Sulistio Bimantoro yang ditemui di Mapolres Karimun membenarkan berita penangkapan seorang penumpang kapal ferri dari Malaysia tersebut.
“Iya benar, berkat kolaborasi Polres Karimun dengan Bea Cukai, kami berhasil mengamankan seorang penumpang kapal ferri di pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun yang diketahui membawa narkoba jenis sabu seberat sekitar 1 kilogram,” ujar AKP Sulistio Bimantoro, Selasa (25/11/2025) pagi.
Sulistio menyebut, pelaku berinisial R tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Sudah tersangka, saat ini tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.
Sulistio juga mengatakan, tersangka R diketahui merupakan warga Tanjung batu, Kundur, Kabupaten Karimun.
“Warga Tanjungbatu,” bebernya. Tersangka R sementara ini berperan hanya sebagai kurir dengan upah sebesar Rp 50 juta.
Rencananya sabu 1 kilogram itu akan dibawa R ke Tanjungbatu, Kundur. “Akan dibawa ke Tanjungbatu, siapa pemesan kami masih telusuri. Menurut keterangan tersangka ia akan diupah sebesar Rp 50 juta tapi belum dibayar, ongkos keberangkatan saja ditanggung sama dia,” jelas Sulistio.
Tersangka R terang Kasat Narkoba AKP Sulistio Bimantoro, baru pertama kali menjadi kurir sabu lintas negara.
“Pengakuannya baru pertama kali (kurir sabu,red). Dia ke sana (Malaysia) khusus untuk membawa sabu bukan untuk bekerja. Ia ke sana ngaku ada saudaranya tinggal di Malaysia,” ujarnya. (*)
-
Natuna3 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Headline1 hari agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Batam3 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline3 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang3 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang3 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline3 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam2 hari agoPLN Batam Komitmen Perkuat Budaya K3 melalui Apel Bulan K3 Nasional 2026



