Lingga
Peringati 1 Muharram, Perjasirga Gelar Zikir Bersama
Lingga, Kabarbatam.com – Dalam memaknai peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 H, Persatuan Jawa Pesisir Lingga (Perjasirga) menggelar zikir bersama dengan Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Lingga yang digelar di Halaman Polindes Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga pada Sabtu (31/08/2019) kemarin. Selain zikir bersama dan tausiah, juga dilakukan pemotongan pemotongan tumpeng.
Dalam ceramah yang disampaikan oleh Baidul Hasani Ketua MUI Kabupaten Lingga dihadapan pengurus dan anggota persatuan tersebut, Ketua MUI lebih menekankan sebagai umat Islam kita harus memaknai Tahun Baru Islam dengan bermuasabah diri, santun meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta harus mengingat bahwa manusia diciptakan di dunia yang paling utama hanya untuk menyembah Allah SWT.

Ceramah dan zikir bersama Perjasirga
Pada peresmian Perjasirga juga dilakukan pemotongan tumpang, dalam hal ini Ketua MUI Kabupaten Lingga juga menyampaikan dalam ceramahnya bahwa nasi tumpeng memiliki filosofi, karena tumpeng sendiri memiliki kaitan di dalam Islam, tumpeng sendiri memiliki makna Yen Metu Kudu Mempeng artinya ketika keluar harus bersungguh – sungguh semangat.
“Tumpeng disajikan nasi kuning mengerucut yang menggambarkan gunungan dan kemakmuran, sedangkan lauk pauk berjumlah 7 macam. Angka 7 dalam bahasa Jawa berarti pitu, angka pitu ini artinya Pitulungan (pertolongan), kemudian setiap lauk itu memiliki artinya bagi kehidupan manusia.” kata Ketua MUI Kabupaten Lingga.
Sementara itu Hery yang dipercayakan sebagai Ketua Persatuan Jawa Pesisir Lingga (Perjasirga) menjelaskan Persatuan Jawa Pesisir Lingga terbentuk sejak 2019 dan diresmikan bertepatan pada Tahun Baru Islam 1 Muharram yang bersamaan dengan Tahun Baru Jawa 1 Suro.

Ketua Perjasirga dan Tokoh Jawa
“Bagi orang jawa tanggal 1 Suro itu adalah malam sakral dan suci, peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh sesepuh jawa, Bapak Supama” kata Hery Ketua Perjasirga, Senin (02/09/2019)
Lebih lanjut dikatakan oleh Hery, persatuan ini dibentuk guna menjalin tali silaturahmi dan peduli terhadap suku Jawa di Pesisir, menumbuhkan semangat gotong royong yang merupakan warisan nenek moyang, dan mensejahterakan bagi para anggota.

Foto bersama Perjasirga dengan tokoh agama dan tokoh jawa
Hadir pada zikir dan peresmian Persatuan Jawa Pesisir Lingga dihadiri Tokoh Agama Kecamatan Singkep Pesisir diantaranya Ketua MUI Singkep Pesisir, Sesepuh Jawa yaitu Kasat Binmas Polres Lingga AKP Supama, Kades Kote Rudi Harianto, Persaudaraan Jawa dari Dabo, Desa Berindat, Persing, Sedamai, Lanjut, Kote, Pelakak dan Masyarakat setempat. (Fikri)
-
Headline3 hari agoYukk..Saksikan! Gubernur Ansar Jabarkan Strategi Bangun KPBPB Bintan dan Karimun Besok Pagi di MetroTV
-
Batam2 hari agoPenyelundupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau ke Singapura Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
-
Batam3 hari agoPerbaikan Konstruksi Selesai, Jalan Vista Kembali Bisa Digunakan Masyarakat
-
Batam3 hari agoTriwulan I 2026, Investasi di Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen
-
Bintan3 hari agoBupati Roby Ekspose Kesiapan Implementasi Manajemen Talenta ASN di BKN RI
-
Batam1 hari agoPengurus AMSI Kepri 2025–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Media Digital Berkualitas
-
Batam2 hari agoAdy Indra Pawennari: KJK Wadah Komunitas, Tidak Ada Dualisme Loyalitas
-
Batam2 hari agoAmsakar – Li Claudia Tekankan Akuntabilitas Dana Hibah, KONI Batam Targetkan Juara Umum Porprov 2026



