Connect with us

Batam

Perjuangkan TKDN ke Pusat, Kadin Kepri Siap Datangkan Investor Bangun Industri Laptop di Batam

Published

on

Foto akhmad maruf maulana, industri lapto di batam, investor asia timur, Kadin Kepri, kadin perjuangkan tkdn, Tkdn laptop
Ketua Kadin Kepri Ahmad Makruf Maulana saat menandatangani nota kesepahaman dengan investor asal AS yakni PT Qspac untuk berinvestasi di Batam. (foto: Ist).

Batam, Kabarbatam.com – Upaya untuk mendatangkan investor agar menenamkan modalnya di Batam terus dilakukan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri. Terbaru, Kadin Kepri akan menarik investor asal Jepang dan Taiwan yang bergerak di industri elektronik jenis laptop.

Demikian disampaikan Ketua Kadin Provinsi Kepri Akhmad Maruf Maulana, Sabtu (4/9/2021). “Untuk mempermulus masuknya invstor dari Asia Timur ini, kami telah mengajukan TKDN Laptop ini ke Kementerian Perekonomian, dan ini terus kita perjuangkan untuk meningkatkan perekonomian di Kepri, khususnya Batam,” ungkap Maruf.

Industri elektronik jenis Laptop di Kepri khususnya Batam, kata Maruf, masih terbuka lebar. Terlebih pangsa pasar dan kebutuhan Laptop di Tanah Air masih sangat besar.

“Kita tetap menawarkan program BBK Murah untuk menarik para investor menanamkan modalnya di Kepri. Ada banyak keunggulan dan kemudahan yang kita berikan diprogram BBK Murah ini,” ungkap Maruf.

Kadin Kepri telah mengajukan surat permohonan persetujuan TKDN Laptop ke Kementerian Perekonomian. Apabila disetujui dan mendapat respon positif dari Kemenko Perekonomian, maka peluang menarik investor asal Jepang dan Taiwan untuk membangun industri pembuatan laptop di Kepri khususnya Batam akan terbuka lebar.

“Kami sedang memperjuangkan mendapatkan TKDN Laptop dari kementerian terkait. Jika ini disetujui, kami langsung beegerak mendatangkan investor dari Asia Timur berinvestasi di Kepulauan Riau,” ujarnya.

Maruf menguraikan, total nilai investasi industri laptop tersebut diperkirakan mencapai USD500 Juta. Dengan nilai investasi tersebut, peluang lapangan pekerjaan yang tersedia sekitar 70.000 tenaga kerja.

“Ini investasi besar. Kita berharap mampu mendatangkan investor untuk membangkitkan lagi pertumbuhan ekonomi kita dan membuka sebanyak mungkin lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Ia berharap dukungan dari semua pihak agar perusahaan laptop dari Asia Timur ini bisa segera terealisasi. “Kami mengajak stakeholders bersama-sama membangkitkan perekonomian. Untuk mewujudkan investasi ini, awal tahun kami akan berangkat ke luar negeri untuk menjajaki investasi ini, termasuk kemungkinan menarik investasi di bidang lainnya,” katanya.

Ma’ruf menambahkan, konsep BBK Murah sudah terbukti diterima oleh investor asing. PT Qspac Los Angeles Industries yang akan buka di kawasan industri Wiraraja nantinya akan menyerap lebih dari 1000 karyawan.

“Jika kita berhasil mendatangkan beberapa investor menanamkan modalnya di Kepri khususnya Batam, maka dengan sendirinya  jumlah pengangguran di Batam akan berkurang. Oleh itu, kita butuh dukungan seluruh stakeholders agar upaya dan perjuangan kita ini berhasil,” harapnya. (*)

Advertisement

Trending