Connect with us

Lingga

Permohonan Paspor di Dabo Singkep Capai 700, Sebagian Warga Urus Dokumen untuk Berobat ke Malaysia

Published

on

WhatsApp Image 2025 11 22 at 10.30.31
Kepala Seksi Teknologi dan Informasi, Budi Irawan

Lingga, Kabarbatam.com – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep mencatat sekitar 700 permohonan paspor sejak Januari hingga November 2025. Selain untuk perjalanan wisata, sebagian pemohon diketahui mengurus paspor untuk kebutuhan berobat ke luar negeri, terutama ke Malaysia.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Patri La Zaiba, melalui Kepala Seksi Teknologi dan Informasi, Budi Irawan, mengatakan permohonan paspor dengan tujuan berobat cukup menonjol tahun ini.

“Yang berobat ke Malaysia lumayan banyak, ada sekitar 20 persen dari total 700 pemohon sepanjang 2025 ini,” ujar Budi saat ditemui pada 11 November 2025.

Budi menjelaskan bahwa mayoritas pemohon paspor berasal dari wilayah Singkep, kemudian diikuti warga Pulau Daik. Untuk meningkatkan kemudahan layanan, Imigrasi Dabo Singkep secara rutin membuka pelayanan jemput bola ke Pulau Daik.

Program tersebut dikenal dengan nama Si Daing Merantau (Imigrasi Dabo Singkep Melayani Masyarakat antar Pulau), yang dibuka secara kolektif pada waktu-waktu tertentu sesuai kebutuhan masyarakat.

“Di beberapa kesempatan kita membuka loket ke Daik dalam program jemput bola Si Daing Merantau. Ini untuk memudahkan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau,” kata Budi.

Budi menyampaikan bahwa permohonan paspor tidak hanya datang dari warga Lingga. Beberapa pemohon berasal dari luar daerah, seperti Batam, meski jumlahnya tidak signifikan. Mereka umumnya memiliki identitas kependudukan Lingga.

“Untuk pemohon yang bukan warga Lingga juga ada, tapi jumlahnya kecil. Mereka berdomisili di Batam, tetapi asalnya orang Lingga dan masih memiliki KTP Lingga,” ujarnya.

Imigrasi Dabo Singkep memastikan perluasan jangkauan pelayanan tetap menjadi prioritas, terutama bagi warga yang tinggal di pulau-pulau yang jauh dari pusat layanan. Program jemput bola dinilai cukup efektif dalam menghemat biaya dan waktu masyarakat untuk mengurus paspor.

“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik agar masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan paspor, khususnya yang tinggal jauh dari pusat layanan,” kata dia.

Advertisement

Trending