Batam
Pesan Berantai WhatsApp Soal ‘Perang Suku’ Beredar Pasca Pembacokan di Tiban, Kapolsek: Itu Hoax
Batam, Kabarbatam.com – Masyarakat Kecamatan Sekupang di buat geger dengan beredarnya sebuah pesan singkat berantai melalui WhatsApp, pada Kamis (7/3/2024).
Pesan berantai yang telah dibagikan berulang kali dan beredar luas di group-group WhatsApp tersebut, memberikan himbauan untuk mengurangi ativitas di luar rumah pada malam hari karena adanya kabar kegaduhan antar suku.
” Mohon Bagi Bapak/Ibu Yg memiliki Anak Remaja / OMK Mengingatkan Supaya Mengurangi Aktifitas Di luar Rumah Saat malam Hari. Karena adanya Kabar Di lapangan Adanya Kegaduhan Antar Suku . Imbas Dari Kejadian Kemarin Di Tiban.Malam ini Ada 2 Titik Kumpul Mereka Di Batu Aji & Di Tiban.
INFO INI SAYA DAPAT DARI UMAT KITA INTEL POLDA,” tulis pesan singkat yang diterima wartawan Kabarbatam.com,” Kamis (7/3/2024).
Tentu, dengan beredarnya pesan berantai WhatsApp tersebut, masyarakat dibuat panik dan mempertanyakan kebenaran dari isi himbauan pesan singkat tersebut.
Kapolsek Sekupang AKP Muhammad Rizqy Saputra menjelaskan, pesan singkat WhatsApp yang beredar luas di tengah masyarakat itu dapat dipastikan Hoax.
“Kami pastikan pesan singkat itu Hoax. Saya sudah cek ke para Bhabinkamtibmas dan intel Polsek Sekupang bahwa semua aman dan kondusif,” ujar AKP Muhammad Rizqy.
Menurut Rizqy, Polsek Sekupang terus melakukan Patroli rutin untuk mengantisipasi tindakan kejahatan atau bentuk aksi kriminal lainnya yang membuat gaduh masyarakat.
“Polsek Sekupang selalu rutin melakukan Patroli. Apalagi di jam-jam tertentu pada waktu malam hari,” ungkapnya.
Dalam hal ini, AKP Muhammad Rizqy menghimbau, kepada masyarakat untuk tidak mempercayai informasi-informasi yang belum tentu benar sepenuhnya. Bisa jadi informasi itu, hanya bersifat untuk membuat suasana tidak kondusif
“Masyarakat harus cek kebenaran informasinya. Namun, tetap waspada dan jangan lengah terhadap kejahatan-kejahatan yang mungkin bisa menimpa setiap orang. Apabila ada info tentang terjadinya kejahatan, jangan ragu untuk lapor Polisi,” pungkasnya. (Atok)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Natuna3 hari agoBelajar dari YouTube, BUMDes Sebelat Mulai Ternak Ayam Pedaging
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi



