Nasional
Petani Cabai Nyambi Menanam Ganja, Polisi Amankan 22 Batang Pohon

Kabarbatam.com, Seorang petani cabai, Renaldi (34) ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim. Warga Karang Asem Rt 2 Rw 2 Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim itu dibekuk atas kepemilikan pohon ganja yang ditanam di ladang kebun cabe miliknya.
Pelaku dibekuk saat tengah menunggu ladang dilereng bukit Karang Asem yang berjarak dari kediamannya 150 meter, Selasa (10/8) pukul 04.20 WIB. Dari penyergapan di TKP diamankan barang bukti sebanyak 22 batang pohon ganja berumur dua minggu hingga dua bulan dengan berat 0,5 kg.
Selain itu pertugas juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan (Senpi) berikut serbuk mesiu dan satu unit Handpone Samsung warna hijau. Kini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Muara Enim guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Muara Enim AKBP Danny Siniapar SIK melalui Waka Kompol Indarmawan SH MSi didampingi Kasat Narkoba AKP Rahmad Aji Prabowo SIK MSi, mengatakan penangkapan itu dilakukan Selasa (10/8) dini hari. “Saat itu kita mendapaatkan informasi jika ada seorang petani yang menanam pohon ganja di ladangnya,” ujar Indarmawan saat menggelar konfrensi pers ungkap kasus, Kamis (12/8).
Anggota Satuan Reserse Narkoba bersama personil Satreskrim Polsek Lawang Kidul dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Rahmad Aji Prabowo SIK MSi menuju ke lokasi. Kemudian menangkap pelaku tanpa perlawanan. Petugas juga menemukan beberapa pohon ganja yang ditanam oleh pelaku didekat ladang cabe miliknya.
Dari keterangan pelaku, pohon ganja itu ditanamnya sejak 3 bulan terakhir di ladang cabe miliknya itu terhitung mulai dari penyemaian. Pelaku nekat menanam pohon ganja di ladangnya tersebut lantaran dibujuk rekannya (DPO) dengan imingi-imingi akan mendapat keuntungan jutaan rupiah.
Mendengar keuntungan yang didapat mencapai jutaan. Akhirnya pelaku tergiur hingga mau menuruti ajakan rekannya tersebut dan memberikan bibit biji ganja untuk disemai pelaku. Dari barang bukti yang diamankan, ada sebanyak 22 batang tanaman ganja yang ditanam oleh pelaku.
“Itu semua ditanam secara terpisah, 19 batang ganja kita temukan di dalam polybeg yang ditanam di dekat pondok, sementara 3 batang ganja kita temukan di ladang cabe milik pelaku,” terangnya.
Untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya pelaku juga dikenakan Pasal 114 ayat 2 serta pasal 111 ayat 2 UU Narkotika. Dan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 atas kepemilikan senjata api illegal.
Sementara itu, Renaldi (34) mengatakan bahwa dirinya mendapat bibit ganja dari rekannya. “Biji ganja dikasih oleh teman. Bila penan nanti mencapai berat 1 kg akan mendapatkan uang sebesar Rp7 juta. Mulai penyemaian hingga tumbuh mencapai ketinggian 1 meter kurang lebih memakan waktu 3 bulan,” ujar pelaku saat dicecar pertanyaan awak media.(*)









-
Batam3 hari ago
Kesal Gegara Judi Slot, Wanita Muda di Batam Tikam Pacar hingga Tewas
-
Batam2 hari ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Batam1 hari ago
Ada Penggantian Gate Valve di Sei Harapan, Suplai Air di Tj Riau & Sekitarnya Mengalir Kecil
-
Batam2 hari ago
Merespon Kebijakan Tarif Impor-Ekspor AS: Ini Strategi BP Batam Pertahankan Pangsa Pasar Global
-
Batam7 jam ago
Kapolresta Barelang Tinjau Kesiapan Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Roro Telaga Punggur
-
Headline3 jam ago
10 BPW se-Sumatera Dukung Andi Amran Sulaiman Jadi Ketua Umum KKSS
-
Batam7 jam ago
Tinjau Sejumlah Titik Objek Vital, Polda Kepri Pastikan Kelancaran Arus Balik Mudik Lebaran 2025
-
Bintan20 jam ago
Meriahkan Syawal, Gubernur Ansar Hadiri Festival Lagu Hari Raya Idul Fitri di Kijang Bintan