Batam
PLN Batam Sambut Baik Uji Coba Motor Tempel Listrik Nelayan
Batam, Kabarbatam.com – PLN Batam sebagai penyedia jasa ketenagalistrikan sangat mendukung penuh transformasi green vehicle sebagai wujud implementasi “PLN Welcomes Electric Vehicle Era” yang sudah mulai digalakkan di seluruh tanah air untuk mendukung upaya pengurangan emisi karbon.
Pada Selasa (05/10), bright PLN Batam diundang oleh PT Octagon Precision Indonesia dalam uji coba aplikasi motor tempel listrik atau electric boat berbasis baterai untuk nelayan di pelabuhan pancung Belakang Padang.
Pada kegiatan tersebut Direktur Utama bright PLN Batam berkesempatan mencoba pancung atau boat listrik berbasis baterai bersama Ketua BP Batam sekaligus Walikota Batam H.Muhammad Rudi SE. ,MM Ujicoba dilakukan dengan perjalanan dari pelabuhan pancung Sekupang menuju pelabuhan Belakang Padang.
Direktur Utama bright PLN Batam Nyoman S Astawa menyatakan bahwa PLN Batam siap mendukung transformasi energi berbahan fosil menjadi energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Mengingat pembangkit PLN Batam sebagian besar masih menggunakan energi fosil dan saat ini perlahan mulai mengembangkan pembangkit berbahan bakar ramah lingkungan.
“Pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai sejalan dengan animo investasi baterai listrik dan kendaraan listrik yang semakin meningkat di Indonesia. Hal ini mengingat bahan baku nikel, cobalt dan mangan cukup melimpah di tanah air yang bisa menjadi tulang punggung dalam upaya pengembangan kendaraan listrik,”ujar Nyoman.

Komitmen bright PLN Batam untuk mendukung dan mendorong pemakaian energi bersih dibuktikan dengan penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beberapa kantor bright PLN Batam.
“Harapannya baterai electric boat dapat diisi daya nya seperti motor listrik dengan cara swap (ditukar) sehingga memangkas waktu charging, baterai yang kosong ditukar dengan baterai yang sudah terisi penuh dan penukarannya tidak membutuhkan waktu lama,” jelas Nyoman.
CEO Octagon Precision Indonesia, Sumardi menyampaikan bahwa teknologi motor tempel listrik untuk pancung tersebut tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh Pemerintah dan PLN, dalam hal ini terkait regulasi serta infrastruktur penunjang seperti Stasiun Pengisian Listrik untuk mengisi daya baterai. Selain itu dukungan berupa subsidi juga dibutuhkan para nelayan untuk merangsang penggunaan electric outdrive atau motor tempel listrik tersebut, mengingat harga baterai cukup tinggi bagi para nelayan.
Di tempat yang sama H.Muhammad Rudi SE.,MM. Selain membahas motor pancung electric juga membahas tentang Panel surya, Rudi melihat bahwa teknologi listrik tenaga surya sebenarnya sudah lama namun terabaikan dan teknologinya belum canggih sehingga tidak dipakai banyak orang.

“Maka hari ini sudah mulai, mudah-mudahan dengan ini tidak hanya digunakan untuk listrik di rumah saja, tetapi juga kegiatan pancung juga menggunakan tenaga surya,”harapan Rudi didepan para tamu undangan.
Rudi bercita-cita kedepannya teknologi electric boat semakin terjangkau oleh nelayan dan masyarakat di pulau-pulau.
“Cuma ada satu hal, ini teknologi baru dan harganya masih mahal. Mudah-mudahan satu waktu nanti, tanpa disubsidi pemerintah teknologi ini bisa dipakai. Kalau untuk listrik, Pemko Batam akan bekerja sama dengan PLN. Baik sebagai Kepala BP Batam dan Wali Kota Batam, saya berharap PLN jadi ujung tombak terdepan,”Sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut juga Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam dan Dirut bright PLN Batam menyerahkan bantuan motor tempel listrik kepada Koperasi Nelayan PPMS Belakang Padang.
bright PLN Batam yakin dan percaya bahwa dengan kerja keras dan berkolaborasi maka akan tercipta inovasi-inovasi baru yang akan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, serta menumbuhkan ekonomi di Kota Batam khususnya. Semangat tersebut sesuai dengan semangat yang dibawa oleh PLN Batam yang baru saja merayakan hari jadi ke-21 pada tanggal 3 Oktober lalu, yaitu semangat “Kolaborasi dan Tumbuh”. (*)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Headline7 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar



