Connect with us
Puri Selebriti Batam Himalaya Batam BSC Mall

Batam

Polsek Lubukbaja Berhasil Identifikasi Jasad Wanita di Apartemen Kosong Kawasan Pelita

Published

on

Foto apartemen di pelita, Lubukbaja, mayat wanita di pelita, polisi selidiki mayat wanita, polsek lubukbaja, wanita tewas di apartemen
Polsek Lubukbaja bersama Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara berhasil mengidentifikasi mayat perempuan tanpa nama yang ditemukan di dalam Gedung kosong Apartemen Bliss Park.

Batam, Kabarbatam.com – Polsek Lubukbaja bersama Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara berhasil mengidentifikasi mayat perempuan tanpa nama yang ditemukan di dalam Gedung kosong Apartemen Bliss Park, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam.

Menurut hasil identifikasi tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara jasad wanita itu bernama Maria (30) warga Tanjung Balai Karimun.

Kapolsek Lubukbaja, AKP Budi Hartono mengatakan, tubuh Maria mengalami patah-patah hampir pada seluruh ruas yakni tulang panjang, tulang-tulang iga, tengkorak, tulang belakang, tulang panggul akibat terjatuh .

“Sebab kematian adalah korban terjatuh dari ketinggian yang mengakibatkan seluruh permukaan tubuh dan mematahkan tulang tengkorak sehingga menimbulkan kematian seketika,” ujar AKP Budi Hartono.

Dijelaskan Budi, setelah tim Forensik mengeluarkan hasil pemeriksaan, ternyata korban adalah orang yang dilaporkan hilang pada tanggal 30 Agustus 2021 oleh keluarganya yang meninggalkan Hotel Nagoya Mansion yang keesokan harinnya meninggal kamar Hotel.

Foto apartemen di pelita, Lubukbaja, mayat wanita di pelita, polisi selidiki mayat wanita, polsek lubukbaja, wanita tewas di apartemen

“Korban baru saja tiba di Batam dari Karimun pada tanggal 29 Agustus 2021. Namun sampai keesokan harinya, tidak kunjung kembali setelah keluar dari hotel menggunakan mobil taxi online. Saudara laki-laki berinisial E sempat menghubungi korban namun tidak di angkat, oleh karena itu pihak keluarga melaporkan kehilangan kakaknya kepada Polsek Lubuk Baja,” ungkapnya.

Setelah ada penemuan mayat Mrs X ini, maka dilakukan penyelidikan dan semua cocok dengan ciri-ciri korban saat pergi meninggalkan hotel.

“Menurut E adik laki-laki korban, korban memiliki sindrom ketakutan berlebihan, gelisah, depresi dan sering berobat ke malaysia dan singapore. Taxi Online pun kami periksa dan perginya ke lingkungan dekat apartemen bliss tersebut,” terangnya.

Lanjut Budi menyampaikan, diperkirakan, korban naik ke lantai paling yakni lantai 24 dan loncat. Karena barang-barang korban ditemukan di lantai 24 tersebut seperti HP serta sejumlah uang.

Saat ini mayat korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan di bawa ke Karimun untuk di makamkan. (Atok)

Trending