Batam
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Investigasi Penyebab Kebakaran Kapal Roro KMP Tandemand
Batam, Kabarbatam.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Batam hingga saat ini masih melakukan investigasi mendalam soal penyebab kebakaran kapal roro KMP Tandemand di perairan Punggur.
Diketahui, kapal roro KMP Tandemand mengalami kebakaran hebat kemarin sore saat labuh jangkar di perairan Punggur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin melalui General Manager PT ASDP Batam, Hermin Welkis mengungkapkan, dilaporkan bahwa seluruh kru kapal telah berhasil dievakuasi dengan aman dan tidak ada korban luka-luka ataupun jiwa dalam insiden ini.
“Saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses identifikasi dan investigasi lebih lanjut oleh tim yang bekerjasama dengan pihak berwenang,” ungkap Hermin Welkis, Kamis (3/10/2024).
Menurutnya, ASDP terus mengutamakan keselamatan dan keamanan penumpang serta kru yang terlibat.
“Selain itu, ASDP juga memastikan bahwa seluruh petugas di lapangan beroperasi secara maksimal untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa,” jelasnya.
Diketahui, kapal roro KMP Tandemand diawaki oleh 17 orang ABK. Mereka berhasil selamat dari insiden kebakaran yang nyaris menghanguskan seisi kapal tersebut.
Sebelumnya diberitakan, kapal Roro KMP Tandemand mengalami kebakaran hebat di perairan Punggur, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (2/10/2024) siang.

Kobaran api dari atas lumbung kapal disertai awan hitam tebal tampak membumbung. Insiden itu lantas menyita perhatian masyarakat pesisir termasuk kapal yang melintas dilokasi.
Informasi yang berhasil diperoleh wartawan Kabarbatam.com, kejadian ini berlangsung pukul 15:00 wib. Api membakar bagian atas kapal.
Saat dikonfirmasi wartawan, General Manager PT ASDP Batam, Hermin Welkis membenarkan insiden itu. Hanya saja saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Crew kapal.
“Benar bang, barusan insidennya. Kami masih menunggu laporan dari lapangan. Kapal Tandeman, kapal sedang lego jangkar,” ujarnya.
Dalam kejadian itu, Hermin memastikan tidak ada muatan kendaraan dikarenakan kapal sedang lego jangkar.
“Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan,” pungkasnya. (Atok)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Headline7 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar



