Batam
Sampah di Belakangpadang Akan Dibawa ke Punggur
Batam, Kabarbatam.com – Sampah yang ada di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Belakangpadang akan dipindahkan ke TPA Telaga Punggur, dikarenakan TPST Belakangpadang akan direvitalisasi.
Kepala DLH Batam Herman Rozie mengatakan, revitalisasi TPST Belakangpadang akan dilakukan melalui dana revitalisasi Kementerian PUPR senilai Rp3,8 miliar, yang diajukan pada tahun 2020 lalu,
Sambung dia, hal itu dilakuka guna meningkatkan layanan persampahan baik itu di mainland hingga ke hinterland.
“Mudah-mudahan membawa manfaat bagi kota Batam,” kata Herman Rozie, Rabu (17/2/2021)
Dengan dilakukannya revitalisasi itu diharapkan dapat mencegah aktivitas buang sampah ke laut terlebih lagi sampah yang sulit diurai. Mengingat Belakangpadang merupakan daerah pariwisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan.
“KemenPUPR sudah menandatangi kontrak, saat ini DLH menyiapkan rencana pemindahan sampah dari eksisting ke TPA Punggur,” ungkapnya
Dalam evakuasi sampah itu, DLH akan mendatangkan alat berat ke Belakangpadang, sampah dari Belakangpadang itu nantinya akan dibawa ke Telaga Punggur menggunakan moda laut.
“Setelah lokasi bersih, pengerjaan langsung dilakukan dan perlu waktu hingga 3 sampai 4 bulan hingga selesai,” ungkapnya
-
Natuna2 hari agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Batam3 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Headline3 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031
-
Batam2 hari agoAtasi Sampah dari Hulu ke Hilir, Wali Kota Amsakar Fokuskan Kajian Berbasis Data
-
Uncategorized @id10 jam agoAde Angga Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum DPD Partai Golkar Kepri
-
Headline3 hari agoGubernur Ansar Lantik Dewan Kebudayaan Kepri 2026–2031, Perkuat Pelestarian Budaya Melayu
-
Batam19 jam agoWali Kota Amsakar Tegaskan Perda LAM Harus Berpihak pada Pelestarian Adat Melayu
-
Ekonomi14 jam agoIbadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel, Kuota hingga 42GB, Termasuk 2GB di Indonesia +1GB di 13 Negara Transit



