Connect with us

Headline

Tanjungpinang Banjir Lagi, Tim SAR Gabungan Evakuasi Warga di Tiga Kelurahan

Published

on

Basarnas Tanjungpinang bersama SAR Gabungan melakukan operasi SAR untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman.

Batam, Kabarbatam.com – Sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, dilanda banjir, Minggu 10 Januari 2021. Basarnas Tanjungpinang bersama SAR Gabungan langsung melakukan operasi SAR untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman.
Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’min Maulana mengatakan, Operasi SAR dilakukan sekitar pukul 04.25 Minggu dini hari.
“Kami mendapatkan informasi terkait banjir yang melanda pemukiman warga sekitar pukul 04.10 WIB. Tak lama kemudian, kami langsung bergerak, melakukan Operasi SAR untuk mengevakuasi warga,” ujar Mu’min, Minggu, 10 Januari 2021.
Mumin mengatakan, jarak lokasi banjir dari Kantor SAR Tanjungpinang sekitar 2,5 neutical mill. Setibanya di lokasi, personel Basarnas langsung menyisir wilayah untuk mengevakuasi para warga.
“Sejak 9 Januari 2021 sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh wilayah Kota Tanjungpinang diguyur hujan dan angin kencang sehingga mengakibatkan di beberapa desa dan kelurahan mengalami banjir dan longsor,” ujarnya.

Kondisi cuaca saat Operasi SAR Bencana berlangsung, sambung Mu’min, terjadi hujan lebat. Kecepatan angin utara, 5 – 35 km/Jam.
“Daerah operasi SAR Bencana Alam yang kami lakukan, meliputi; Kelurahan Batu IX, Kelurahan Bukit Bestari, dan Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.
Sementara lokasi yang telah dilaksanakan evakuasi, di antaranya; Jl. Bhayangkara, Makam Pahlawan KM. 5, Jl. Satria KM.11, Jl. Nusantara KM. 13, Perum Geysa Jl. R.H. Fisabilillah KM. 8, dan Kampung Pisang Kijang.
Selama proses evakuasi berlangsung,
Tim Rescue Kansar Tanjungpinang dibagi tiga tim. Adapun unsur SAR Ganungan yang terlibat, yakni; personel
Kantor SAR Tanjungpinang, Polair Polres Tanjungpinang, BPBD Kota Tanjungpinang, Tagana Kota Tanjungpinang, PMI Kota Tanjungpinang, Koramil, Babhinkantibmas, Babinsa, dan
masyarakat setempat.
“Alat utama dan peralatan SAR yang digunakan, seperti; perahu karet (lengkap), palkom, palmedis/evakuasi, dan pakaian covid-19.
“Seluruh warga yang berhasil dievakuasi dibawa ke tempat aman, untuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Kota Tanjungpinang,” pungkas Mu’min. (Aan)

Advertisement

Trending