Batam
Viral di Medsos, Imigrasi Batam Klarifikasi Dugaan Pemerasan WN Singapura di Pelabuhan Internasional Sekupang
Batam, Kabarbatam.com – Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan keluhan seorang Warga Negara (WN) Singapura terkait dugaan perlakuan tidak pantas oleh oknum petugas imigrasi di Pelabuhan Internasional Sekupang, Batam, viral.
Video itu bahkan menjadi perhatian publik dan langsung mendapat respons otoritas terkait.
Menanggapi hal tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menyampaikan klarifikasinya serta memastikan permasalahan tersebut telah ditindaklanjuti secara internal.
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut melalui kanal resmi pengaduan dan segera mengambil langkah penanganan.
“Laporan dari WN Singapura dimaksud telah kami terima melalui kanal resmi pengaduan Kantor Imigrasi Batam dan langsung ditindaklanjuti oleh Imigrasi Batam,” ujarnya.
Menurut Kharisma, pihak Imigrasi Batam juga telah melakukan mediasi dengan warga negara asing tersebut guna mendapatkan penjelasan lengkap dari kedua belah pihak terkait kronologi kejadian yang sebenarnya.
“Dari proses tersebut, telah diperoleh kesepahaman bersama terkait permasalahan yang terjadi, dan antara petugas dengan WN Singapura juga sudah saling memaafkan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa uang sebesar Rp500 ribu yang menjadi sorotan dalam kasus tersebut bukan merupakan tindakan pemerasan. Uang tersebut, kata dia, merupakan pembayaran resmi akibat kesalahpahaman administrasi yang mengharuskan WN Singapura tersebut menggunakan fasilitas Visa on Arrival (VOA).
“Uang Rp500 ribu tersebut bukanlah pemerasan, melainkan pembayaran VOA yang disetorkan melalui loket Bank BRI sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” terangnya.
Meski demikian, Kantor Imigrasi Batam tetap mengambil langkah tegas dengan membebastugaskan petugas yang bersangkutan untuk sementara waktu. Langkah itu dilakukan guna mempermudah proses pemeriksaan dan pendalaman internal agar berjalan secara objektif dan profesional.
“Saat ini petugas dimaksud telah dibebastugaskan dari jabatannya untuk dilakukan pendalaman dan pemeriksaan internal,” tambahnya.
Imigrasi Batam menegaskan komitmennya untuk menangani setiap laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan keimigrasian di Kota Batam. (Mar)
-
Batam1 hari agoWarga Batam Tempuh Jalur Hukum Diduga Ditipu Ratusan Juta Bisnis Dana Talangan BFI Finance
-
Batam2 hari agoDitreskrimsus Polda Kepri Ungkap Kasus Penyelundupan Barang Impor Bekas Ilegal dari Singapura
-
Batam2 hari agoTim Gabungan Imigrasi Batam Gerebek Baloi View Apartemen, Ratusan WNA Diamankan
-
Batam21 jam agoPelaku Pengrusakan Ratusan Pohon Jati Emas di Batam Diringkus, Ngaku Tak Tahan Tekanan Hidup
-
Batam3 hari agoBP Batam Sambut Baik Kolaborasi Bersama TVRI Semarakkan Piala Dunia 2026
-
Headline2 hari agoPimpinan DPRD Kepri Terima LAKIP 2025 KIP Kepri, Iman: Perkuat Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik
-
Bintan2 hari agoTee Off Batam–Bintan Golf Tournament, Wagub Nyanyang Dorong Pariwisata Kepri Terintegrasi
-
Headline2 hari agoPemprov Kepri Gelar Asistensi Pembentukan TTIS dan Bimtek Penanganan Insiden Siber



