Connect with us

Batam

Wartawan Kabarbatam.com Bersama 4 Jurnalis Raih Juara 1 Lomba Karya Jurnalistik yang Digelar UPN-Kedubes AS

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20211029 wa0003
Zoom meeting In House Training Pelatihan Jurnalistik Maritim Berwawasan Kebangsaan, yang diselenggarakan UPN Yogyakarta dan Kedubes AS di Indonesia, Kamis (28/10/2021).

Batam, Kabarbatam.com – Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, Kelompok VIII, Zona-2 Karimun-Lingga berhasil menyabet Juara 1 Lomba Karya Jurnalistik liputan kolaboratif, dalam In House Training Pelatihan Jurnalistik Maritim Berwawasan Kebangsaan, Kamis (28/10/2021).

In House Training Pelatihan Jurnalistik Maritim Berwawasan Kebangsaan dalam program penguatan wartawan di perbatasan ini diselenggarakan langsung oleh Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan (LPKW) UPN Veteran Yogyakarta bekerjasama dengan Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Indonesia, yang dibuka sejak tanggal 20 September-17 Oktober 2021.

Dalam pelatihan ini, wartawan Kabarbatam.com diwakili Atok Suprapto tergabung dalam Kelompok VIII, Zona-2 Karimun-Lingga yang diketuai oleh Rusdianto jurnalis Jurnalterkini.id bersama tiga orang jurnalis Karimun-Lingga lainnya.

Mengusung tema “Simalakama Megaproyek Pelabuhan Malarko” berkat kegigihan dan kekompakan dalam mengolah data, akhirnya Kelompok VIII, Zona-2 Karimun-Lingga berhasil menjuarai Lomba Karya Jurnalistik dengan hasil yang sangat memuaskan.

“Alhamdulillah kami berhasil meraih juara 1 dalam perlombaan kali ini. Tidak sedikit rintangan yang harus kami hadapi saat melakukan liputan kolaboratif bersama rekan-rekan Karimun-Lingga. Namun, berkat kegigihan dan kekompakan akhirnya kami berhasil,” ujar Atok Suprapto, jurnalis Kabarbatam.com.

Sekedar diketahui, Megaproyek Pelabuhan Petikemas Malarko ini telah menelan anggaran sebesar Rp 209,47 miliar, namun hingga saat ini tak kunjung selesai pembangunannya.

Berbagai problem serta polemik tak luput mewarnai pembangunan mega proyek nasional Pelabuhan Malarko, di Kabupaten Tanjungbalai Karimun, tersebut.

Tidak sedikit masyarakat nelayan mengeluh dengan terhentinya pembangunan Pelabuhan Malarko. Mereka menginginkan pelabuhan itu dapat dioperasikan dengan layak sebagai penunjang perekonomian kemaritiman.

“Oleh karena itu kami sepakat memilih tema ‘Simalakama Megaproyek Pelabuhan Malarko’. Kami berharap dengan hasil karya yang kami sajikan dapat mewujudkan keinginan masyarakat pesisir Kabupaten Karimun agar dapat meningkatkan perekonomian mereka,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Trending