Headline
40 Orang Terseret Banjir di Tanjungpinang Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi Selamat
Batam, Kabarbatam.com – Sebanyak 40 orang terseret arus banjir di Tanjung Sebauk, Kota Tanjungpinang berhasil dievakuasi oleh tim Basarnas Tanjungpinang dalam keadaan selamat, Sabtu (2/1/2021).
Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’min, S.E., M.M mengatakan, sejauh ini kondisi terakhir banjir di kota Tanjungpinang sudah surut dan 40 orang yang terseret arus kemarin sudah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
“40 orang yang sempat terseret arus banjir, sudah ketemu dalam keadaan selamat. Kondisi terakhir kota Tanjungpinang banjir sudah surut hanya saja kita dan kita tetap melakukan pemantauan,” ungkapnya, Senin (4/1/2021).
Dijelaskannya, pada hari Sabtu (2/1/2021), tim Rescue Kansar Tanjungpinang berjumlah lima orang personil bergerak menuju lokasi kejadian dan langsung melakukan koordinasi bersama Potensi SAR dan masyarakat setempat untuk melaksanakan pencarian.
“Kemudian, pada pukul 20.30 Wib tim SAR gabungan menemukan 40 korban didalam keramba dalam keadaan selamat. Selanjutnya menunggu pompong atau kapal kayu milik warga untuk menarik keramba ketepian pantai bersama korban,” ujarnya.

lanjut, Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’min menyampaikan, ada sembilan titik lokasi banjir di Tanjungpinang diantaranya;
1. Lembah Purnama sebanyak 7 orang dievakuasi.
2. Perumahan Sri Andana sebanyak 1 orang.
3. Jl. Hanjoyo Putro bt 8 sebanyak 1 orang dievakuasi.
4. Jl. Hang Lekir Perum Elang Semesta bt.9 sebanyak 1 orang bayi dan 15 korban dievakuasi.
5. Bangunsari km.11 gang Perkutut.
6. Green Camp jl. Lembah merpati sebanyak 15 Kepala keluarga.
7. Taman Seraya Bt.9 sebanyak 15 orang dievakuasi.
8. Lokasi sekitaran KPU Kota Tanjungpinang
9. Hangtuah Permai km.12
“Dengan total korban yang dievakuasi lebih kurang 155 orang dan Alhamdulillah sudah selamat serta sudah kita evakuasi ketempat lebih aman,” jelasnya.
Ia menghimbau, dalam minggu pertama di tahun 2021 terkait situasi saat ini, kepada masyarakat khususnya yang berada dipesisir pantai untuk mensiasati dan mewaspadai.
“Karena saat ini angin utara dengan kecepatan 5 hingga 35 km sangat kencang sekali, oleh karena itu kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya nelayan agar sementara waktu ini dapat menunda pelayaran mengetahui situasi yang kurang memungkinkan seperti saat ini,” pungkasnya. (Atok)
-
Headline3 hari agoPasca Jabat Ketua DPD I Partai Golkar Kepri, Maruf Fokus di Dunia Usaha dan Genjot Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Batam3 hari agoPuluhan WNA Terjaring Operasi Gabungan Imigrasi Batam di Kawasan Opus Bay Marina
-
Headline2 hari agoYukk..Saksikan! Gubernur Ansar Jabarkan Strategi Bangun KPBPB Bintan dan Karimun Besok Pagi di MetroTV
-
Batam23 jam agoPenyelundupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau ke Singapura Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
-
Batam3 hari agoMEG Dorong Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Peringatan Hari Bumi 2026 di Rempang
-
Batam2 hari agoPerbaikan Konstruksi Selesai, Jalan Vista Kembali Bisa Digunakan MasyarakatÂ
-
Batam2 hari agoPeringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banon Wilayah yang Sejuk dan Nyaman
-
Batam2 hari agoTriwulan I 2026, Investasi di Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen



