Karimun
Gubernur Ansar Resmikan Kampung Kompor Industri di Karimun
Karimun, Kabarbatam.com –Usai meresmikan Desa Berlistrik, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad didampingi Bupati Karimun H. Aunur Rofiq menghadiri peresmian Kampung Kompor Induksi bersama PLN di RT. 003 RW. 001 Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Rabu (27/10).
Gubernur Ansar mengatakan ke depannya Pemprov Kepri akan memprogramkan Kompor Induksi supaya UMKM Kepri berjalan lebih baik, lebih aman dan lebih ramah lingkungan.
“Saya kira ini solusi bagus, untuk menyambut revolusi hijau agar lingkungan kita lebih baik. Dengan berkembangnya UMKM juga kita turut menjaga lingkungan” kata Gubernur Ansar saat di wawancara.
Dirinya melanjutkan, dengan motto Indonesia Mandiri Energi Dengan Menggunakan Kompor Induksi, Pemerintah Daerah selalu mendukung terhadap segala bentuk inovasi-inovasi BUMN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita akan terus mendorong inovasi-inovasi berbagai pihak, termasuk BUMN dalam upaya-upaya peningkatan ekonomi agar masyarakat lebih sejahtera. Ini juga nantinya akan mendukung program pembangkitan ekonomi kita” tambah Gubernur Ansar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menghadiri peresmian Kampung Kompor Induksi bersama PLN di RT. 003 RW. 001 Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Rabu (27/10).
Program Kampung Kompor Induksi di Karimun ini merupakan program perdana PLN di luar Pulau Jawa yang akan dijadikan program percontohan bagi wilayah lain.
Sementara itu, Senior Manager Niaga PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri Haris Andhika menyampaikan program ini adalah komitmen PLN untuk mendorong penggunaan kompor induksi di masyarakat.
“Ini merupakan komitmen PLN memasyarakatkan electrifying lifestyle sekaligus mewujudkan Kepri Energi Bersih,” kata Haris.
Dalam program kampung listrik, Haris menambahkan selain itu, konversi ini juga meningkatkan ketahanan energi nasional karena mengubah penggunaan energi berbasis impor menjadi energi berbasis lokal. Haris juga menjelaskan bahwa penggunaan kompor induksi juga lebih efisien.
“Hasil percobaan PLN menunjukkan, untuk memasak 1,5 liter air dengan menggunakan kompor induksi sampai dengan suhu 100 derajat celcius selama 11,3 menit sebesar 334 Rupiah, sementara menggunakan kompor gas selama 9,04 menit sebesar sekitar 438 Rupiah” tutupnya. (Jet)
-
Natuna3 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline17 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang3 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang2 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline2 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam3 hari agoBP Batam Catat Capaian Positif Sepanjang 2025, Siapkan Lompatan Pembangunan di 2026



