Batam
60 Sepeda Motor Didominasi Knalpot Brong Terjaring Operasi Cipkon Satlantas Polresta Barelang
Batam, Kabarbatam.com – Menanggapi keresahan masyarakat terkait maraknya aksi balap liar, Satlantas Polresta Barelang menggelar operasi cipta kondisi di 6 titik lokasi rawan balap liar di Kota Batam, Sabtu (27/2/2022) malam.
Operasi cipta kondisi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah, Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra serta para anggota Jajaran Satlantas Polresta Barelang.
Tak tanggung-tanggung, dalam operasi ini Satlantas Polresta Barelang berhasil menertibkan 60 unit kendaraan bermotor yang didominasi menggunakan knalpot brong.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah mengatakan kegiatan ini dilaksanakan karena banyaknya keluhan masyarakat terkait aktivitas balap liar yang kerap terjadi pada malam minggu.
“Malam minggu ini, ditemukan banyak sekali remaja dan anak muda melakukan balap liar,” ujar Ricky yang didampingi Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra.

Selain menertibkan aksi balap liar, sasaran target utama dalam kegiatan ini adalah sepeda motor berknalpot brong. Karena Ricky menilai, penggunaan knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan para pengguna jalan lainnya.
“Ini salah satu program dan target Satlantas Polresta Barelang, tahun 2022 ini Batam zero knalpot brong,” tegasnya.
Diwaktu yang sama, Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra menjelaskan pelaksanaan operasi cipta kondisi telah terbagi dua tim yang ditempatkan di Palm Spring, Bundaran Madani, Masjid Raya, Simpang Kara, Simpang Frengky serta Simpang Helm, Legenda.
“Dalam pelaksanaannya, pengendara sepeda motor menggunakan knalpot brong langsung kita tindak. Termasuk para remaja-remaja yang berkumpul,” jelasnya.
Selain sanksi tilang yang diberikan kepada pengguna sepeda motor knalpot brong, para pelanggar ini diwajibkan untuk mengganti knalpot sesuai standarisasi dealer.
“Kendaraan kita amankan dan langsung ditilang dan bagi pengguna knalpot brong wajib mengganti dengan standarisasi dealer,” terangnya.
Dalam kegiatan ini, Yudhi kembali menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan para orangtua untuk meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya saat berkendara.
“Tidak mengizinkan anak di bawah umur untuk mengendarai motor serta tidak memberi izin anak bepergian pada malam hari. Kegiatan ini secara rutin akan kita lakukan hingga target tahun ini tercapai,” pungkasnya. (Atok)
-
Headline3 hari agoPasca Jabat Ketua DPD I Partai Golkar Kepri, Maruf Fokus di Dunia Usaha dan Genjot Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Headline2 hari agoYukk..Saksikan! Gubernur Ansar Jabarkan Strategi Bangun KPBPB Bintan dan Karimun Besok Pagi di MetroTV
-
Batam1 hari agoPenyelundupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau ke Singapura Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
-
Batam2 hari agoPerbaikan Konstruksi Selesai, Jalan Vista Kembali Bisa Digunakan MasyarakatÂ
-
Batam3 hari agoMEG Dorong Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Peringatan Hari Bumi 2026 di Rempang
-
Batam2 hari agoPeringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banon Wilayah yang Sejuk dan Nyaman
-
Batam2 hari agoTriwulan I 2026, Investasi di Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen
-
Batam2 hari agoGema Batam Asri Digelar di Rempang Eco City: Amsakar Achmad Tekankan Aksi Nyata Jaga Lingkungan



