Headline
Renovasi Gereja Paroki St Joseph Karimun Disepakati Dilanjutkan dengan Revisi Gambar Terbaru
Karimun,Kabarbatam.com – Usai sudah polemik panjang mengenai renovasi Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Selesainya polemik tersebut, setelah pada Selasa (10/3/2020), bertempat diruang rapat Gedung Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Aliansi Peduli Kabupaten Karimun (APKK) dan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) bersama pihak gereja yang diwakili Romo Pascal dari Keuskupan Pangkal Pinang dan Kepulauan Riau telah sepakat dalam rapat lintas sektoral untuk melanjutkan renovasi Gereja Katolik Paroki Santo Joseph.
“Renovasi sudah disetujui oleh APKK yang diwakili Hasyim Tugiran dan FUIB yang diwakili Ustaz Hasbullah dimana dalam rapat bersama tersebut renovasi akan dilakukan sesuai revisi terbaru yang diberikan pihak gereja” kata Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq S.Sos., M.Si.
Aunur Rafiq mengungkapkan, setelah kedua pihak sepakat untuk melanjutkan renovasi gereja tersebut, pihak APKK akan mencabut gugatannya mengenai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Dan terhadap Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tersebut setelah gambar revisi selesai maka IMB lama yang digugat yaitu gugatan perkara nomor 33/G/2019/PTUN,TPI di PTUN Tanjung Pinang, akan dicabut oleh APKK dan akan terbit IMB yang baru” ungkapnya.
Aunur Rafiq menjelaskan revisi gambar untuk renovasi Gereja Katolik Paroki Santo Joseph yang akan dilanjutkan pembangunanya.
“Gambar revisi tersebut ialah tetap sama seperti sekarang, hanya saja akan dilebarkan sedikit sesuai seng pembatas yang ada sekarang ini, jadi bangunan gereja akan ditambah ke belakang, kemudian untuk bangunan serba guna dan sekolah akan dikosongkan,” papar Aunur Rafiq.

Terakhir, Aunur Rafiq menegaskan bahwa Kabupaten Karimun adalah daerah yang penuh toleransi. Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk menghormati dan mensosialisasikan hasil kesepakatan bersama ini.
“Hasil kesepakatan bersama yang kita lakukan ini membuktikan bahwa Kabupaten Karimun adalah daerah yang sangat toleransi antar suku dan agama, untuk itu saya mengajak semua pihak untuk menghormati kesepakatan yang telah dibuat dan ditandatangani bersama untuk disosialisasikan ke masyarakat tentang hasil rapat tindak lanjut pembangunan gereja yang dilakukan pada hari ini” pungkasnya.
Setelah kedua pihak melakukan kesepakatan untuk melanjutkan renovasi Gereja Katolik Paroki Santo Joseph, diketahui dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama sebagai simbol rasa toleransi antar Masyarakat di Kabupaten Karimun.
Selain itu, sebagai bukti kerukunan umat beragama di Kabupaten Karimun, Pada hari sabtu (14/3/2020) akan dilaksanakan gotong royong bersih-bersih di Gereja Santo Joseph Tanjung Balai Karimun oleh seluruh elemen masyarakat Karimun.(Gik)
-
Headline1 hari agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Batam3 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Tanjungpinang3 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline3 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam2 hari agoPLN Batam Komitmen Perkuat Budaya K3 melalui Apel Bulan K3 Nasional 2026
-
Batam18 jam agoPolsek Lubukbaja Tangkap Dua Pria Pengendali Narkoba di Apartemen Permata Residence Baloi
-
Bintan2 hari agoBupati Roby Sampaikan 4 Program Utama dalam RKPD Bintan Tahun 2027
-
Batam1 hari agoBesok, KJK Gandeng Elemen Masyarakat pada Aksi Bersih Pantai Sambut HPN 2026



