Natuna
Bupati Natuna dan Pengadilan Agama Teken MoU, Lindungi Hak Anak dan Perempuan Pasca Perceraian
Natuna, Kabarbatam.com – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, makin serius melindungi hak-hak anak dan perempuan yang terdampak perceraian, dalam audiensi bersama Kepala Pengadilan Agama Kepulauan Riau, Dr. H. Suhadak, Rabu (3/7/2025).
Bupati resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) penting bersama Pengadilan Agama Natuna.
Turut hadir dalam acara itu Sekda Natuna, Asisten I, hingga jajaran OPD. Bupati mengapresiasi kerja sama ini sebagai langkah konkret memperkuat perlindungan hukum dan menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan.
“Ini bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi hak anak dan perempuan. Kita juga akan terus edukasi masyarakat untuk cegah pernikahan di bawah umur,” tegas Bupati.
Tak hanya berhenti di situ, MoU ini juga mencakup pendampingan psikologis, pemenuhan hak nafkah anak, mediasi, hingga edukasi hukum keluarga.
“Kami ingin pastikan perempuan dan anak tak merasa sendirian setelah perceraian. Hak mereka harus terpenuhi, dukungan harus ada,” kata Dr. Suhadak.
Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung Kepala Pengadilan Agama Provinsi Kepri. Sebuah langkah maju demi Natuna yang lebih ramah anak dan perempuan. (Man)
-
Natuna2 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam5 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Batam3 hari agoAmat Tantoso: Media Harus Jeli Membaca Peluang di Tengah Gejolak Global
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun



