Natuna
Lagi, BPK Temukan Kerugian Negara Rp16,3 Miliar, Kegiatan Seluruh OPD Pemkab Natuna
Natuna, Kabarbatam.com – Badan pemeriksa keuangan (BPK) RI kembali menemukan kerugian negara pada kegiatan di instansi pemerintah daerah Kabupaten Natuna, tahun anggaran 2024 lalu.
Dalam audit terperinci BPK tersebut, ditemukan Rp 16,3 miliar kerugian negara yang wajib dikembalikan. Temuan ini diberikan waktu pengembalian sampai 20 Mei mendatang. Sebelum masuk dalam catatan laporan hasil pemeriksaan (LHP).
Berdasarkan temuan auditor BPK tersebut, terdapat 29 item temuan kegiatan diseluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pemkab Natuna, menyebabkan adanya kerugian negara yang wajib dikembalikan. Termasuk pengadaan bahan bacaan untuk media.
Bahkan dalam audit terperinci yang sudah disampaikan kepada pemerintah daerah, BPK melakukan audit sampel 10 kegiatan fisik di dinas PU yang tercatat utang tahun 2024. Dari uji petik tersebut juga diterdapat temuan. Didinas PU tercatat sekitar 2 ribu an kegiatan fisik tahun 2024.
Tidak hanya itu, BPK juga mengendus temuan kegiatan barang habis pakai di Kecamatan yang wajib dikembalikan senilai Rp 1, 9 miliar. Menurut informasinya, pengembalian Rp 16,3 miliar termasuk kegiatan media di OPD.
Kepala badan pengelola keuangan daerah pemkab Natuna Suryanto, ketika dikonfirmasi, menyatakan, temuan BPK senilai Rp 16,3 miliar tersebut adalah masuk utang pajak pasir kuarsa yang belum dilaporkan sebesar Rp 10 miliar.
“10 miliar utang pajak pasir kuarsa, belum dilaporkan,” ujarnya, Kamis (8/5).
Dari keterangan tersebut, menimbulkan tanda tanya, pasalnya dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2024 tidak dibunyikan utang pajak pasir kuarsa. Namun terungkap dalam temuan audit BPK. (Man)
-
Batam2 hari agoAda Penggantian Pipa di IPA Sei Harapan, Berikut Wilayah Terdampak Aliran Air Mengecil
-
Batam2 hari agoPolda Kepri Bentuk Satgas SAPU BERSIH, Awasi Harga dan Mutu Pangan Jelang Hari Raya Keagamaan
-
Natuna1 hari agoCen Sui Lan Desak BPJS Benahi Klaim RSUD Natuna dan Kurangi Rujukan Pasien Keluar Daerah
-
Batam3 hari agoWarga Batam, Rempang, dan Galang Sambut Hangat Pasar Murah AGP oleh Makmur Elok Graha
-
Batam2 hari agoTinjau Pulau Kasu, Iman: Koperasi Merah Putih Harus Berdampak untuk Memajukan Ekonomi
-
Bintan2 hari agoSehari Jelang Penanaman Mangrove, Komunitas Jurnalis Kepri Menyusuri Sungai Tiram
-
Bintan2 hari agoHafizha Kunjungi SLB Bintan Timur, Beri Semangat Generasi Emas dan Istimewa
-
Bintan1 hari agoKJK Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, Mangrove Jadi Simbol Persatuan dan Gotong Royong



