Connect with us

Batam

SMSI Kepri Gelar Rakor 2026, Rival Pribadi Tekankan Etika Pers dan Bisnis Media

Published

on

IMG 20260118 WA0066
Rival Pribadi hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) SMSI Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Golden View, Batam Sabtu (17/1/2026).

Batam, Kabarbatam.com – Tantangan berat tengah membayangi industri media siber. Perubahan teknologi yang cepat, kompetisi yang semakin keras, serta menurunnya tingkat kepercayaan publik menjadi ujian serius bagi keberlangsungan perusahaan pers di daerah.

Kondisi tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) SMSI Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Golden View, Batam Sabtu (17/1/2026).

Rakor ini mengusung tema “Media Sehat, Bisnis Kuat”, sebagai penegasan arah perjuangan media siber agar tetap profesional dan berkelanjutan.

Penasihat SMSI  Kepri Rival Pribadi, yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Batam.

Dalam pernyataannya, menegaskan bahwa masa depan demokrasi daerah sangat bergantung pada kesehatan ekosistem pers.

Media siber hari ini bukan hanya pelaku bisnis, tetapi penentu kualitas ruang publik. Jika media tidak sehat—secara manajemen maupun etika—maka yang rusak bukan hanya industrinya, tetapi juga demokrasi,” tegas Rival.

Ia menilai konsolidasi yang dilakukan SMSI Kepri menjadi langkah strategis untuk memastikan media tidak terjebak pada pragmatisme ekonomi semata, namun tetap berpijak pada kode etik jurnalistik dan kepentingan publik.

IMG 20260117 WA0296

“Negara dan daerah membutuhkan media yang independen dan sehat. Karena itu, penguatan organisasi pemilik media seperti SMSI sangat relevan,” tambahnya.

Ketua SMSI Kepri, Rinaldi Samjaya, dalam pemaparannya menegaskan bahwa media siber saat ini berada di fase transisi besar yang menuntut perubahan cara pandang dan cara kelola.

Media adalah institusi bisnis berbasis kepercayaan. Tanpa integritas, profesionalisme, dan soliditas antar pemilik media, sulit bagi perusahaan pers untuk bertahan, apalagi berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, Rakor dan pra-raker ini menjadi forum untuk merumuskan program kerja SMSI Kepri 2026 yang bertumpu pada lima pilar utama: penguatan organisasi, perusahaan pers, peningkatan kualitas SDM dan konten, pengembangan bisnis media, serta advokasi dan ekosistem pers yang sehat.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas Aneng mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam organisasi.

“Kemajuan hanya bisa dicapai jika kepentingan bersama diletakkan di atas kepentingan pribadi. Media dan pers yang sehat akan lebih dipercaya dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

IMG 20260118 WA0065

Rakor SMSI Kepri 2026 ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga marwah pers, memperkuat profesionalisme perusahaan media, serta membangun ekosistem media siber yang sehat, independen, dan berkelanjutan di Kepulauan Riau.

Turut  hadir dari jajaran penasihat SMSI Kepri, pengusaha Batam yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pengusaha Valuta Asing (APVA) Indonesia, Datuk Paulus Amat Tantoso,  Toto Sumito, lawyer dan praktisi hukum di Batam, serta Parna Simarmata, Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri. (*)

Advertisement

Trending