Connect with us

Batam

Indonesia Autism Summit 2026 Digelar Juni Mendatang di Batam, Siap Beri Edukasi Komunitas Autisme

Published

on

IMG 20260508 WA0156
PT Penawar Special Learning secara resmi menggelar Indonesia Autism Summit 2026 (INAS26), sebuah forum internasional yang bertujuan pada isu autisme. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 11-13 Juni 2026 mendatang.

Batam, Kabarbatam.com – PT Penawar Special Learning secara resmi menggelar Indonesia Autism Summit 2026 (INAS26), sebuah forum internasional yang bertujuan pada isu autisme. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 11-13 Juni 2026 mendatang di Harmoni One Convention Hotel, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau

Direktur PT Penawar Special Learning sekaligus Ketua Indonesia Autism Summit 2026, Dr. Ruwinah Abdul Karim mengatakan bahwa INAS26 akan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dengan menghadirkan para profesional, pendidik, orang tua, peneliti, hingga penyedia layanan.

“Forum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dan mendorong langkah konkret dalam mendukung individu dengan autisme,” ujar Dr. Ruwinah Abdul Karim saat konferensi pers di Harmoni One Convention Hotel, Kota Batam, Jum’at (8/5/2026).

IMG 20260508 WA0158

Dr. Ruwinah Abdul Karim mengungkapkan, pada tahun ini, INAS26 mengusung tema “Menggerakkan Kesadaran Autisme Menjadi Aksi Nyata bagi Komunitas”. Tema tersebut menegaskan pentingnya transformasi dari sekadar peningkatan kesadaran menuju implementasi nyata yang berdampak dan berkelanjutan, baik bagi individu dengan autisme maupun lingkungan sekitarnya.

“Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari sesi konferensi ilmiah yang dipandu para ahli profesional berpengalaman, diskusi lintas disiplin, hingga workshop praktis bagi orang tua dan guru. Selain itu, akan digelar juga pameran produk dan layanan terkait autisme, serta sesi konsultasi langsung dengan para ahli,” ungkapnya.

Tak hanya itu, INAS26 juga membuka ruang interaksi dengan individu neurodivergen guna meningkatkan pemahaman publik sekaligus mendorong pendekatan yang lebih inklusif dalam kehidupan sosial.

Kegiatan ini terbuka untuk berbagai kalangan, termasuk orang tua, guru, terapis, tenaga kesehatan, akademisi, peneliti hingga masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap isu autisme.

Menariknya lagi, pendaftaran INAS26 tidak dipungut biaya. Pihak penyelenggara mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang belajar, berbagi, dan memperluas jejaring dalam membangun komunitas yang lebih inklusif dan suportif.

IMG 20260508 WA0157

“Sampai saat ini sebanyak kurang lebih 500 peserta yang sudah mendaftar dan target kita sampai bulan Juni mendatang mencapai angka 1000 peserta,” jelasnya.

Menurut, Dr. Ruwinah Abdul Karim, berdasarkan data statistik bahwa angka penyadang autis mengalami peningkatan. Bukan hanya di Malaysia dan Indonesia melainkan seluruh dunia.

“Maka dari itu, melalui kegiatan Indonesia Autism Summit 2026 (INAS26) di bulan Juni mendatang, kami ingin mengedukasi para orang tua yang memiliki anak autis bagaimana cara mengatasi ketika anak tersebut mulai aktif,” bebernya.

Perlu diketahui, kata Dr. Ruwinah Abdul Karim, seseorang yang sudah di dianogsa sebagai penyandang autis, mereka tidak mungkin akan sembuh sepenuhnya.

“Tetapi, dengan bantuan terapi dan kita coba agar dapat lebih memahami mereka, tidak menutup kemungkinan penyandang autis dapat lebih berdikari, mandiri layaknya anak-anak pada umumnya,” terangnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inklusivitas, Indonesia Autism Summit 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong perubahan nyata bagi komunitas autisme di Indonesia. (Atok)

Advertisement

Trending